Suara.com - Sebagaimana biasa di bulan Ramadan, animo masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci semakin meningkat. Sehubungan dengan itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun mengimbau kepada para calon jamaah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus) yang berasal dari Arab Saudi.
"Memang pertama kali virus ini muncul di Arab Saudi pada September 2012. Namun, yang harus digarisbawahi adalah penularan virus ini sangat terbatas. Artinya hanya terjadi di suatu tempat di mana orang itu terinfeksi, bukan menular di komunitas," ungkap Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes, HM Subuh, di sela-sela temu media di Jakarta, Kamis (25/6/2015).
Subuh menambahkan bahwa berbagai upaya siaga telah disiapkan oleh Kemenkes, untuk mencegah penyebaran virus MERS-CoV ke Indonesia. Salah satunya adalah melalui penyuluhan sebelum jamaah umrah atau haji berangkat ke Tanah Suci.
"Yang paling penting adalah ketika kepulangan jamaah ke Indonesia. Di bandara, jamaah akan diberikan Health Alert Card. Apabila setelah 14 hari tiba di Indonesia mengalami demam tinggi, maka bawa kartu kuning tersebut ke rumah sakit," imbuh Subuh.
Meski kewaspadaan telah disiapkan untuk menanggulangi wabah MERS-CoV di Indonesia, Subuh tetap mengimbau jamaah menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Caranya yaitu dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan antiseptik, ketika usai melakukan kontak dengan apa pun.
"Pastikan juga untuk selalu menggunakan masker bila di daerah keramaian, dan hindari kontak dengan unta atau orang yang sakit di Tanah Suci," pungkas Subuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?