Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Ibu dari calon suami saya memiliki benjolan di lehernya, besarnya kira-kira seukuran mouse komputer. Saya tidak berani tanya lebih detail tentang benjolan itu ke calon suami saya, apalagi ke ibunya.
Saya pun baru tahu bahwa paman dari calon suami saya juga memiliki benjolan di dahinya. Berikut pertanyaan saya: 1. Apakah benjolan itu termasuk tumor ataukah kanker dan sejenisnya? 2. Apakah berbahaya dan haruskah dioperasi? 3. Apakah kondisi ini menular? 4. Apakah kondisi ini dapat menurun pada calon suami saya? 5. akankah menurun ke anak setelah saya menikah dengan calon suami saya? Mohon penjelesannya, Dok. Terima kasih.
Chacha
Jawab:
Halo Chacha,
Penyebab benjolan dapat beragam. Untuk menentukan apakah benjolan tersebut sesuatu yang ganas atau tidak, diperlukan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter serta pemeriksaan laboratorium pada jaringannya.
Namun bila benjolan tersebut tidak disertai dengan keluhan nyeri, kemerahan, dan lainnya, biasanya benjolan ini tidak berbahaya dan tidak menular.
Tapi untuk memastikanya diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Semoga bermanfaat ya
Dijawab oleh dr. Rahajeng A.P (Konselor ASI)
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya