Suara.com - Penyakit jantung merupakan penyakit yang bisa dialami oleh siapapun, baik tua maupun muda. Meskipun kematian akibat penyakit jantung telah mengalami penurunan, hal tersebut tidak secara otomatis membuat kita aman.
Pola diet sehat dan olahraga selama ini disebut-sebut mampu menekan risiko penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan serangan jantung.
Salah satu kunci untuk menjaga jantung tetap kuat adalah dengan menjaga makanan yang masuk ke dalam perut. Jika tidak dijaga, ini bisa menjadi sangat buruk.
Di bawah ini ada lima cemilan sehat yang bisa dikonsumsi agar jantung tetap kuat selama beberapa tahun ke depan seperti dilansir Foxnews.
1. Apel
Buah yang satu ini diyakini mampu menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung koroner dan kardiovaskular. Apel memiliki komponen yang memang bermanfaat untuk jantung.
Pektin, merupakan serat yang membantu makanan larut ketika masuk ke dalam tubuh, dan menurunkan kadar kolesterol. Selain itu, apel juga mengandung antioksidan, seperti quercetin, epicatechin, dan epigallocatechin.
Hal ini dapat menghambat peradangan dan mengurangi stres oksidatif yang dapat menyebabkan aterosklerosis dan masalah kardiovaskular lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS