Suara.com - Tanya:
Selamat malam Dokter,
Saya ada pertanyaan mengenai stimulasi menggunakan jari yang sering saya lakukan pada istri. Saya sempat terkejut karena saya bisa memasukkan 3 jari sekaligus. Apakah hal ini wajar? Berapa jari yang sebaiknya boleh dimasukkan ke vagina? Terima kasih, Dok.
Danang
Jawab:
Halo, selamat malam Danang,
Fleksibilitas ukuran vagina pada masing-masing perempuan sangat bervariasi. Vagina seorang perempuan terdiri dari berbagai jaringan otot yang sangat elastis, sehingga tidak kaget jika hal ini terjadi.
Dalam proses persalinan saja, vagina seorang perempuan dapat dilalui kepala calon bayinya kelak. Jadi, Anda tidak perlu mengkhawatirkan masalah ini.
Vagina merupakan organ ekspansif yang mudah berubah ukuran sesuai aktivitas perempuan. Vagina bisa melebar dan berubah karena proses persalinan bayi, tetapi jangan salah, vagina juga memiliki kemampuan untuk kembali ke ukuran semula.
Selain elastis menjadi lebih lebar, vagina juga bisa mengencang seperti sebelum melahirkan. Sehingga sangat di sarankan untuk istri Anda rajin melakukan olahraga yang dapat membuat kekuatan dari elastisitas organ V-nya kembali lebih kencang dari sebelumnya (misalnya istri sudah pernah melalui persalinan normal).
Untuk berapa jari, ada baiknya jangan dilakukan terlalu banyak dan juga perhatikan apakah kedua tangan Anda telah bersih dan pastikan kuku tersebut tidak panjang agar tidak membuat iritasi dan perlukaan di dalam vagina istri Anda.
Terima kasih, semoga membantu ya.
Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya