Suara.com - Tanya:
selamat siang Dokter,
Halo Dok, saya menanyakan tentang masa nifas. Pada 4 Oktober 2015, saya melahirkan anak pertama. Kira-kira 1 minggu lebih, saya mengeluarkan darah yang setelah itu berwarna agak kecoklatan dan sekarang agak kuning. Tapi pada 20 November mengapa belum bersih ya, Dok? Malah besok paginya masih keluar sedikit berwarna agak merah. Bahaya atau tidak, Dok? Apa yang seharusnya saya lakukan? Terima kasih.
Rini
Jawab:
Halo Rini,
Normalnya, sejak hari pertama melahirkan secara alami sampai waktu 40 hari, ibu akan mengalami periode masa nifas (perdarahan sisa-sisa dari proses persalinan). Pada minggu pertama masa nifas, darah yang keluar berwarna merah segar (lochia rubra).
Setelah itu selama dua minggu, warna darah yang keluar berubah menjadi kecoklatan dan kekuningan (lochia sanguinolenta). Berikutnya, mulai keluar lendir-lendir putih bening atau agak kuning (lochia alba).
Bila sudah lewat dari 40 hari keluar darah lagi ada kemungkinan itu bukan cairan nifas, melainkan darah haid. Ciri dari darah haid adalah tidak dapat membeku.
Bila selama 40 hari tersebut masih tetap keluar darah, kemungkinan lain adalah sebagai berikut:
1. Sisa jaringan kehamilan
Sisa jaringan kehamilan misalnya ari-ari sehingga rahim tidak dapat kontraksi sempurna
2. Infeksi
Infeksi biasanya disertai keputihan dan nyeri
3. Gangguan pembekuan darah, robekan jalan lahir yang terbuka dan lain-lain.
Kalau lebih dari 40 hari Anda masih mengalami hal ini, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter kandungan yang menangani Anda, sekaligus mengontrol kondisi organ reproduksi pascamelahirkan.
Terima kasih, semoga membantu.
Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink