Suara.com - Baik laki-laki dan perempuan memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda, begitu juga dengan bentuk bokong (pantat). Berdasarkan hal tersebut, penelitian terbaru menyatakan bahwa bentuk pantat tersebut dapat memberikan gejala atau tanda pada kesehatan seseorang.
Hal ini cukup mengejutkan, karena selama ini belum ada yang berpikir bahwa pantat mempengaruhi kesehatan.
Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang pantat, dan agar Anda mengetahui apa saja masalah kesehatan yang dapat terjadi.
1. Masalah Punggung
Jika Anda merasa pantat Anda terlihat kendur, itu adalah indikasi otot inti dalam lemah, terutama otot punggung yang dalam yang disebut multifidi. Oleh karena itu, berhati-hatilah dengan permasalahan punggung Anda.
2. Masalah Kaki
Jika pinggul atau pantat Anda sedikit merasa berat dan kaku, itu merupakan indikasi bahwa masalah terletak pada kaki Anda. Para ahli mengatakan, hubungan kaki dan pinggul (pantat) memang sangat berkaitan erat.
3. Folikulitis
Folikulitis adalah masalah umum yang dihadapi oleh laki-laki dan perempuan. Folikulitis di pantat memberitahu Anda jika deterjen dan celana yang Anda kenakan baik atau tidak. Munculnya folikulitis juga bisa berarti bahwa kulit Anda berminyak dan pori-pori yang tersumbat. Cegah secepatnya sebelum terjadi infeksi.
BACA JUGA:
Ahmad Dhani Beberkan Isi SMS Sadis saat Ceraikan Maia
4. Wasir
Apakah Anda tahu bahwa pantat Anda dapat memberikan tanda apakah Anda menderita wasir? Dalam banyak kasus, kondisi pantat ini dapat sering dipicu oleh sembelit dan mengejan selama buang air besar. Hal ini juga bisa menunjukkan kekurangan serat. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa asupan makanan yang sehat dan seimbang, terutama protein dan vitamin.
5. Jantung
Masalah ini kemungkinan besar terjadi pada perempuan. Bagi Anda yang memiliki tumpukan lemak yang berlebih pada daerah pantat, hal ini dapat mengindikasikan masalah seputar kardiovaskular. Salah satunya gangguan jantung.
6. Diabetes
Setelah seorang perempuan masuk pada tahap menopause, itu adalah masanya beberapa masalah kesehatan menumpuk, dan salah satunya adalah diabetes. Perlu dicatat bahwa setelah Anda mengalami perkembangan pada lemak perut sampai sekitaran pantat, disarankan untuk mendapatkan pemeriksaan diabetes untuk menyingkirkan kemungkinan yang lebih buruk.
7. Menurunkan kadar estrogen
Ketika pantat Anda berbentuk V menunjukkan tingkat estrogen rendah dalam tubuh. Untuk meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh, kita harus mengkonsumai makanan seimbang. Seperti protein, mineral dan asam folat. (Boldsky)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Kisah Balita Selamatkan Ibunya yang Sedang Hamil
Perempuan Ini Mati Suri Saat Melahirkan
Ditanya Kasus PSK Artis, Zaskia Gotik: Saya Bisa Cari Duit
Puluhan Rumah Terbakar di Tebet, Dua Bangunan Ini Tetap Utuh
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026