Parfum, pengharum ruangan, atau lilin beraroma merupakan benda-benda yang mengandung zat pewangi kimia untuk menyegarkan diri maupun ruangan.
Tapi tahukah Anda bahwa paparan zat pewangi kimia ini bisa memicu hal berbahaya yang mengancam nyawa.
Menurut studi yang dilakukan Profesor Alastair Lewis dari National Centre for Atmospheric Sience di University of York, kontak antara zat pewangi dengan udara yang tidak memiliki ventilasi baik dapat memicu gangguan kesehatan.
Dalam pengujian selama lima hari di beberapa rumah, Profesor Lewis menemukan bahwa zat bernama limonene lah yang memiliki pengaruh besar dalam memunculkan risiko bagi penghirupnya.
"Ketika bertemu dengan ozon, zat ini akan berubah menjadi senyawa formaldehide yang bersifat karsinogenik," ujar Profesor Lewis.
Untuk mewaspadai efek karsinogenik yang dibawa zat pewangi ini, Lewis mengimbau agar masyarakat mengusahan ventilasi udara yang baik. Jika hal itu tidak memungkinkan, disarankan untuk menempatkan berbagai tanaman seperti Hedera Helix, geranium, lavender dan pakis yang memiliki kemampuan menyerap formaldehide di udara.
Namun Lewis menyebut, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melakukan serangkaian uji ilmiah yang menunjukkan kaitan kerusakan sel tubuh dengan penyerapan zat limonene pada produk pewangi. (dailymail.co.uk)
Berita Terkait
-
IQOS ILUMA i: Perangkat Pemanas Tembakau Baru dengan Fitur Inovatif
-
BPOM Ungkap 61 Item Herbal Berzat Kimia "Lolos" Izin Edar: Didominasi Obat Kuat dan Pegal Linu
-
Ngerinya Bencana Kimia di Jalanan Bikin Geger Jelang Libur Nataru 2024: Puluhan Kendaraan Jadi Korban
-
Kenapa Semut Selalu Berjalan Lurus?
-
Lebih Parah Overclaim, Produk Skincare dengan Zat Kimia Tak Sesuai Sudah Langgar Aturan BPOM
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran