Suara.com - IQOS ILUMA i merupakan seri perangkat pemanas tembakau terbaru dari IQOS dengan desain dan fitur yang dirancang untuk memberikan pengalaman lebih modern, praktis, dan fleksibel. Dengan teknologi SMARTCORE INDUCTION SYSTEM, perangkat IQOS ILUMA i memanaskan batang tembakau TEREA dari dalam tanpa proses pembakaran, sehingga tidak menghasilkan asap, tetapi uap (aerosol).
IQOS ILUMA i menghasilkan 95% lebih rendah tingkat zat kimia berbahaya dibandingkan dengan asap rokok.*
Informasi penting: Bukan berarti 95% pengurangan risiko. IQOS ILUMA i tidak bebas risiko
*”95% lebih rendah” merepresentasikan pengurangan tingkat rata-rata kadar 9 zat kimia berbahaya yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia untuk dikurangi dalam asap rokok, yang tidak termasuk nikotin. Informasi Penting lainnya kunjungi IQOS.com.
Selain itu, produk alternatif bebas asap ini juga bebas abu, lebih sedikit meninggalkan noda di dinding dan furnitur rumah, serta lebih sedikit menghasilkan bau yang mengganggu sekitar.
Ingin tahu apa saja perbedaan IQOS ILUMA i dengan IQOS ILUMA? Yuk, simak detailnya di bawah ini!
Perbedaan Seri IQOS ILUMA i dengan IQOS ILUMA
Perbedaan keduanya sebenarnya terletak pada 4 fitur canggih baru milik IQOS ILUMA i dan IQOS ILUMA i Prime yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas dan kenyamanan saat penggunaan.
1. FlexPuff: Fitur ini memungkinkan pengguna dewasa untuk mendapatkan hingga 4 isapan** tambahan dalam satu sesi. FlexPuff dirancang untuk menyesuaikan ritme penggunaanmu, sehingga kamu dapat menikmati pengalaman yang lebih fleksibel.
2. FlexBattery: Dengan adanya fitur FlexBattery, pengguna dapat mengatur pemakaian baterai sesuai kebutuhan. Ada dua mode yang dapat kamu pilih melalui IQOS WebApp, yakni Performance Mode untuk pengalaman maksimal dengan daya penuh, dan Eco Mode untuk menghemat daya baterai.
3. Touchscreen: Salah satu inovasi terbesar di IQOS ILUMA i adalah layar sentuh (touchscreen) pada holder. Fitur ini memberikan informasi penting seperti status pemanasan, jumlah waktu yang tersisa, dan memungkinkan pengguna dewasa untuk menjeda atau melanjutkan pengalaman dengan mudah.
Baca Juga: Legislator Khawatir Setoran Pendapatan Negara dari CHT Bisa Menurun Imbas Regulasi
4. Pause Mode: Pause Mode memungkinkan kamu untuk pause atau menjeda penggunaan hingga 8 menit hanya dengan satu gerakan sederhana pada layar sentuh***. Fitur ini sangat membantu jika kamu perlu menghentikan penggunaan di tengah sesi tanpa kehilangan pengalaman secara keseluruhan.
**Aktivasi FlexPuff dan jumlah isapan tergantung pada pemakaian individu, sehingga isapan tambahan mungkin tidak berlaku untuk semua pengguna dewasa dan/atau pengalaman. FlexPuff tidak aktif saat Pause Mode atau jeda digunakan.
***Hanya tersedia dalam Mode Performa atau performance Mode, selama 3 menit pertama atau 8 isapan pertama. Saat jeda diaktifkan, Mode Performa memberi kamu hingga dua pengalaman berturut-turut dan jeda hanya tersedia untuk salah satunya.
Personalisasi Pengalaman Penggunaan Produk Alternatif Bebas Asap dengan IQOS ILUMA i
Dengan adanya tambahan fitur seperti FlexPuff, FlexBattery, Touchscreen, dan Pause Mode, seri IQOS ILUMA i menawarkan pengalaman yang lebih fleksibel dan personal. IQOS ILUMA i dan IQOS ILUMA i Prime juga memiliki berbagai aksesoris pelengkap untuk melindungi perangkat sekaligus memberikan tampilan yang dapat disesuaikan dengan preferensi kamu, lho!
Tertarik mengetahui lebih banyak tentang inovasi IQOS ILUMA i? Temukan informasi IQOS ILUMA i dan IQOS ILUMA i PRIME di website IQOS.
Produk ini tidak bebas risiko dan mengandung nikotin yang menyebabkan ketergantungan. Hanya diperuntukkan bagi pengguna dewasa (21+).
Dilarang menjual dan memberi kepada orang berusia di bawah 21 tahun dan perempuan hamil. ***
Berita Terkait
-
Dapat Tekanan Sana-sini, Setoran Cukai Rokok ke Negara Seret
-
Petani Tembakau Ramai-ramai Tagih Janji Prabowo
-
APTI Sebut Volume Produksi Rokok Terus Turun Imbas Kebijakan Naiknya CHT Setiap Tahun
-
Buruh Industri Tembakau Beberkan 3 Dampak Adanya Kebijakan Baru Pemerintah
-
Berseberangan Kebijakan Prabowo, Legislator Ingin Pemerintah Deregulasi Aturan Rokok
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP