Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Saya punya seorang teman berusia 21 tahun, laki-laki. Keluhannya, ia sering mengalami kedutan di mata dan mata sering terasa seperti pegal. Kira-kira, penyebabnya apa, Dok? Bagaimana cara mengatasinya? Mohon infonya. Terima kasih.
Linda
Jawab:
Selamat siang Saudari Linda,
Keluhan mata pada usia produktif yang paling sering terjadi adalah gangguan refraksi. Gangguan refraksi adalah adalah kelainan pembiasan cahaya sehingga bayangan tidak fokus tepat di retina mata yang mengakibatkan penglihatan menjadi kabur. Contoh jenis gangguan refraksi yang sering kita kenal adalah rabun jauh dan rabun dekat.
Gejala tersering antara lain mata letih, kelopak mata dan dahi terasa berat, sakit kepala, sering berkedip, penglihatan berbayang, atau kabur. Namun, kami menyarankan akan lebih bijak jika teman Anda untuk diperiksa langsung oleh dokter umum atau dokter mata, agar diagnosis lebih tepat dan penanganan yang benar.
Untuk usia di bawah 23-25 tahun, masih sangat mungkin masih akan terjadi perubahan refraksi pada mata terkait dengan pertumbuhan bola mata dan aktivitas, untuk itu pemeriksaan mata penting untuk dilakukan minimal setiap satu tahun sekali.
Penanganannya dengan menyesuaikan kacamata, istirahatkan mata dari layar TV atau laptop paling tidak setiap 45 menit, dan mengkompres mata dengan air hangat bisa membantu.
Jika penyebabnya faktor hipertensi (retinopati hipertensif) atau diabetes (retinopati diabetes), penting untuk mengkontrol terlebih dahulu faktor pencetusnya dan menjaga pola makan.
Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda.
Dijawab oleh dr. Jonathan Hasian
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik