Suara.com - Di banyak negara, termasuk Indonesia, sunat adalah salah satu hal yang telah lama menjadi akar agama dan budaya yang biasa dilakukan oleh setiap kaum Adam.
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa metode ini benar-benar memberi efek positif bagi kesehatan laki-laki dalam jangka panjang. Studi ini menunjukkan bahwa sunat menurunkan risiko tertular infeksi menular seksual, termasuk HIV, herpes genital, human papillomavirus (HPV) dan sifilis.
Nah, bagi Anda yang belum populer dengan sunat, sebaiknya mulailah beranikan diri untuk membaca fakta dari segi kesehatan.
1. Manfaat kesehatan sunat
Sunat telah dikaitkan dengan penurunan 10 kali lipat risiko infeksi saluran kemih pada anak laki-laki berusia 2 atau lebih muda. Jadi, dengan meningkatnya praktek ini, bisa ada penurunan masalah yang berhubungan dengan saluran kemih. Manfaat kesehatan lain dari sunat adalah bahwa hal itu mencegah masalah penis dan selama periode waktu, prosedur ini juga mencegah kanker penis.
2. Sunat bisa mencegah AIDS
Menurut penelitian, sunat dapat mencegah penularan beberapa penyakit seksual seperti AIDS. Bagian di bawah kulup selama ini diyakini sebagai tempat berkumpulnya patogen dan sekresi, sehingga jika dapat mendukung kelangsungan hidup keduanya. Jadi, tanpa kulup, tidak akan ada kesempatan sekresi atau patogen berbahaya yang bersembunyi.
3. Tentang kulup
Kulup tidak hanya kulit di bagian penis. Anggap saja seperti kelopak mata untuk alat kelamin lelaki.
4. Sejak kapankah sunat dimulai?
Sunat diyakini sudah ada sejak masa Firaun sekitar 2400 SM
5. Alat yang dipakai untuk memotong kulup
Untuk memotongnya perangkat yang digunakan berbentuk seperti gunting yang terdiri dari dua bilah datar yang membekap kulup, memotong aliran darah. Sebuah pisau bedah kemudian digunakan untuk mengiris jauh ujung kulup. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia