Suara.com - Menjalani pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi, tidak merokok dan rajin berolah-raga ternyata belum cukup untuk membuat tubuh tetap sehat dan bugar.
Ada beberapa hal yang juga harus dihindari karena dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Sayangnya, kebiasaan ini tanpa kita sadari sering kita lakukan. Penasaran, apa saja yang sebaiknya tak Anda lakukan demi mendapat tubuh yang sehat? Berikut beberapa di antaranya:
1.Membawa tas berat
Anda tentu tak pernah terpikir dampak dari beban bawaan pada tas punggung Anda sehari-hari. Padahal kebiasaan ini dapat memicu cidera bahu dan punggung yang pada gilirannya menyebabkan spondilitis, nyeri leher dan bahkan nyeri lutut. Membawa beban yang terlalu berat juga akan mempengaruhi postur fisik Anda.
2. Telat makan
Jam kerja yang sibuk kerap membuat seseorang melewatkan jam makan. Terlebih saat sarapan, banyak orang mengabaikannya dengan alasan tak memiliki waktu cukup di pagi hari. Padahal telat atau bahkan mengabaikan jam makan dapat memicu gangguan pencernaan yang parah. Akibatnya tak hanya memicu maag atau gangguan di usus, Anda pun akan kehilangan konsentrasi berpikir dan memicu obesitas.
3. Kurang tidur
Tidak mendapat tidur cukup di malam hari atau tidur dengan posisi yang salah dapat menjadi ancaman bagi kesehatan tubuh. Penuhilah durasi tidur delapan jam sehari dan pastikan tidur dengan postur tubuh yang luris, karena postur yang buruk dapat menyebabkan masalah punggung dan leher.
4. Gila kerja
Memaksimalkan potensi diri di dunia kerja memang tak salah. Tapi Anda juga perlu menjaga keseimbangan hidup dengan meluangkan waktu untuk melepas kepenatan. Satu liburan panjang setiap tiga bulan sekali dapat mengistirahatkan fisik dan pikiran Anda dari urusan pekerjaan. Hasilnya usai liburan Anda lebih bersemangat dalam menjalani hari dan memaksimalkan potensi diri. (TimesofIndia)
Berita Terkait
-
Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal
-
Kemenkes Ingatkan Risiko Jangka Panjang Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Tercemar
-
Saat Negara Jadi Sumber Stres: Overexposure Trauma di Tengah Berita Negatif
-
Kasatgas Tito Pastikan Layanan Kesehatan di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen
-
Buku Perjalanan Menerima Diri, Wujudkan Self Love dengan Latihan Journaling
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?