Suara.com - Sebuah studi terkini menunjukkan manfaat terapi testosteron yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke pada lelaki lanjut usia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menerima testosteron sebagai terapi pengobatan, memiliki risiko yang lebih rendah mengidap penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan terapi tesebut.
"Mereka yang tidak mendapatkan terapi testosteron 80 persen lebih mungkin untuk menderita stroke ataupun serangan jantung," ujar peneliti Brent Muhlestein dari Intermountain Medical Centre Heart Institute di Amerika Serikat.
Penurunan ini bahkan menurutnya berlaku, pada laki-laki yang memiliki penyakit jantung. Untuk mendapatkan temuan ini peneliti melakukan analisis terhadap 755 pasien laki-laki berusia 58-78 yang memiliki penyakit jantung koroner yang berat.
Mereka dibagi menjadi tiga kelompok yang berbeda, yang menerima terapi testosteron dengan dosis bervariasi yang diberikan baik melalui suntikan atau gel.
Menurut para peneliti, setelah satu tahun, 64 pasien yang tidak mengonsumsi suplemen testosteron mengalami penyakit kardiovaskular. Tiga tahun kemudian, 125 responden yang tidak mendapat terapi testosteron menderita penyakit kardiovaskular.
"Perlu uji coba klinis lanjutan untuk mendukung atau membantah hasil penelitian ini," tambahnya.
Studi ini memperkuat temuan dari studi 2015, yang menemukan bahwa mendapatkan testosteron tambahan dapat menurunkan risiko mengalami serangan jantung atau stroke bagi lelaki yang memiliki kadar testosteron rendah dan tidak ada riwayat penyakit jantung. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Obat Penyakit Kardiovaskular Berpotensi Cegah Risiko Demensia? Ini Faktanya
-
Rahasia Pulih Total Usai Operasi Jantung: Ini Kata Dokter Spesialis!
-
Kebiasaan Kecil tapi Bermanfaat, 4 Tips Jadi Lebih Sehat dalam Waktu Kurang dari 1 Menit
-
Dampak Polusi Udara Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Polusi Jakarta Ganggu Kesehatan Jokowi?
-
Seberapa Lama Anda Tidur Malam? Ini Bisa Pengaruhi Risiko Penyakit Jantung!
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah