Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Sudah 15 tahun terakhir saya sering mengalami gangguan maag dan gastric. Setelah mencoba berbagai obat dan mengatur pola makan masih terkadang kambuh. Akhir-akhir ini berkat info dari saudara saya mengonsumsi vitamin enzym bila ada gangguan maag. Alhasil, saya terbebas dari gastric dan gangguan maag. Pertanyaan saya seberapa sering diperbolehkan mengonsumsi vitamin enzym, Dok? Terima kasih.
OL
Jawab:
Selamat siang Saudari OL,
Terkait dengan keluhan Anda, bagaimana pola makan Anda saat ini? Apakah Anda sudah menghindari berbagai makanan yang dapat memicu peningkatan asam lambung seperti kopi, atau makanan yang bercita rasa pedas dan asam?
Vitamin enzym sebenarnya memiliki kandungan enzim dan vitamin yang diperlukan untuk melancarkan metabolisme makanan dalam saluran cerna. Kondisi ini tentunya akan sangat membantu mengurangi berbagai keluhan saluran cerna seperti mual, kembung, sering sendawa, dan lain-lain.
Mengingat obat ini hanya memiliki kandungan vitamin dan enzim, maka batas keamanan konsumsinya juga cukup luas. Meksipun demikian, pada penderita gangguan lambung, penanganan utamanya adalah dengan mengatur pola makan.
1. Mengatur pola makan
Mengatur pola makan adalah obat maag yang alami. Caranya, makan lebih teratur dan lebih sering dengan porsi yang dibatasi. Hal ini dapat membantu mencegah peningkatan asam dalam perut yang biasanya menyebabkan sakit perut.
2. Mengurangi stres
Cara lain yang bisa digunakan sebagai obat maag yang alami adalah mengurangi stres. Oleh karena itu, memahami penyebab stres sangat penting supaya Anda bisa mengontrolnya. Jadi, bila Anda ingin sembuh dari maag, perbanyaklah waktu di mana Anda bisa rileks. Misalnya, melakukan hobi atau kegiatan yang menyenangkan.
3. Berolahraga
Tidak banyak yang tahu bahwa sakit perut karena maag bisa diobati dengan memperbanyak aktivitas fisik seperti olahraga.
Dijawab oleh: dr. Nina Amelia Gunawan
Sumber: Meetdoctor.com
Berita Terkait
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Pertolongan Pertama saat GERD Kambuh, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan
-
BGN Klaim Kejadian Gangguan Pencernaan MBG Turun Signifikan Seiring Penambahan SPPG
-
Stop Percaya Mitos! Dokter Kulit Bongkar 5 Salah Kaprah Soal Jerawat yang Bikin Makin Parah
-
Cara Cegah Sakit Maag Malam Hari, Ini 3 Tips Alami Ampuh dari Dokter
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya