Suara.com - Tak sedikit perempuan merasa pegal dan nyeri di bagian lutut hingga pinggang saat menggunakan sepatu hak tinggi alias high heels. Tapi sebagian besar dari mereka mengabaikan rasa nyeri ini, karena tuntutan dunia kerja yang mengharuskannya menggunakan sepatu ber-hak.
Memang, menurut pakar nyeri dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, dr Ade Sri Wahyuni, SpRM, penggunaan sepatu atau sandal yang berhak tinggi tidak dianjurkan, karena risikonya yang dapat memberikan beban pada bagian lutut untuk menumpu tubuh secara keseluruhan.
Namun bagi mereka yang mau tak mau harus menggunakan sepatu hak tinggi, ia memiliki tips agar terhindar dari risiko tersebut.
"Kalau tetap mau pakai heels, jangan pilih yang bagian hak-nya runcing, karena beban tubuh tidak jatuh di titik yang semestinya sehingga kalau jadi kebiasaan, cepat atau lambat akan muncul sensasi nyeri di bagian lutut," ujar Ade pada temu media 'Cara Cepat Atasi Nyeri Lutut' di Jakarta, Rabu (4/5/2016).
Selain itu ia juga menyarankan agar pengguna sepatu hak tinggi untuk melakukan peregangan setiap dua jam sekali. Hal ini penting dilakukan agar mengembalikan kondisi otot yang sebelumnya bekerja lebih berat akibat penggunaan sepatu hak tinggi.
"Peregangan bisa dilakukan dengan latihan fisik misalnya quad set, caranya handuk kecil digulung lalu diletakkan di bawah lutut kemudian ditekan agar otot quadrisepnya kuat. Tahan setiap 10 hitungan lalu lepaskan. Hal ini sebagai penguatan untuk mencegah terjadinya nyeri pada lutut," terang Ade.
Selain itu beberapa latihan fisik seperti berenang, berjalan kaki, hingga bersepeda statis juga dapat membantu menjaga kesehatan lutut sejak dini. Namun tentu saja porsi, durasi dan frekuensi aktivitas fisik juga harus diperhatikan agar tidak terlalu berlebihan.
"Aktivitas fisik juga harus dilakukan berdasarkan ukuran. Tidak boleh setiap hari selama seminggu, harus ada jeda istirahat. Idealnya sekitar 3-5 kali seminggu dengan durasi 30-60 menit," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance