Suara.com - Kekurangan vitamin D dalam tubuh tak hanya memicu gangguan pada tulang, lebih dari itu, kondisi ini juga dapat mengakibatkan gangguan serius pada organ ginjal, terutama pada anak-anak.
Peneliti mengatakan bahwa mereka mendapati banyak kasus pada anak yang kekurangan vitamin D mengidap penyakit ginjal kronis. Temuan ini didapat setelah peneliti menganalisis 500 anak-anak dengan gangguan ginjal di usia terbilang dini.
Bahkan menurut penelitian, hampir dua pertiga anak-anak yang mengalami kekurangan vitamin D juga mengidap gangguan lain yakni glomerulopathy yang menyerang saraf.
Menurut peneliti hal ini terjadi, karena kurangnya paparan sinar matahari yang diterima anak-anak di 12 negara Eropa, karena lamanya musim dingin di daerah tersebut dibandingkan tahun lalu. Selain itu kurangnya asupan nutrisi yang dikonsumsi anak-anak juga diyakini mengakibatkan hal ini.
"Kurangnya tingkat Vitamin D bisa dipengaruhi oleh faktor musiman, jenis penyakit yang diderita dan suplemen gizi yang dikonsumsi," ujar Anke Doyon peneliti dari University of Heidelberg di Jerman.
Peneliti mengatakan, jika kekurangan Vitamin D pada anak dibiarkan maka bukan tidak mungkin dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko osteoporosis, kanker, penyakit jantung dan gangguan autoimun.
Oleh karena itu pemberian suplementasi tambahan pada anak-anak diperlukan untuk menghindari serangkaian risiko ini.
"Anak-anak dengan penyakit ginjal yang mengambil suplemen vitamin D memiliki kadar vitamin D dalam tubuhnya dua kali lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengambil suplemen," imbuh Doyon. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ada Pelajaran Parenting di Balik Film Na Willa
-
Merokok, Pola Asuh Ayah, dan Persepsi Kesehatan Anak Lintas Generasi
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Waspada, 5 Masalah Kesehatan Ini Bisa Muncul Akibat Kurang Berjemur
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga