Suara.com - Makan untuk Anda dan bayi dalam kandungan adalah tanggung jawab yang menyenangkan sekaligus menegangkan.
Kadang banyak pertanyaan, apakah makanan yang Anda santap aman buat bayi? Apakah penting untuk makan ikan secara cukup, atau sebaiknya tidak boleh, karena kadang mengandung merkuri? Apakah Anda membutuhkan daging untuk protein, bolehkah yang terlalu berlemak? Apakah menyantap telur baik-baik saja, atau apakah terlalu banyak kolesterol di dalamnya?
Pertanyaan-pertanyaaan ini seringkali cukup mengganggu. Berikut ini beberapa saran dari ahli gizi soal makanan yang sebaiknya disantap saat hamil, seperti dilansir babycenter.com:
1. Telur
"Sungguh menakjubkan apa yang akan Anda dapatkan dalam sekitar 90 kalori per telur," kata ahli gizi dan penulis of Expect the Best, Your Guide to Healthy Eating Before, During, and After Pregnancy, Elizabeth Ward.
Selain lebih dari 12 vitamin dan mineral, telur mengandung banyak protein berkualitas, yang penting untuk kehamilan.
"Sel-sel bayi Anda tumbuh pada tingkat yang eksponensial, dan setiap sel terbuat dari protein," Ward menjelaskan. "Plus, sebagai perempuan hamil, Anda memiliki kebutuhan protein Anda sendiri."
Telur juga kaya kolin, yang mempromosikan pertumbuhan dan otak secara keseluruhan kesehatan bayi Anda, sambil membantu mencegah kecacatan tabung saraf. Beberapa telur bahkan mengandung lemak omega-3, yang penting bagi kedua otak dan visi pembangunan. Carilah telur yang diperkaya DHA, karena mengandung bentuk yang paling menguntungkan dari omega-3.
Apakah telur mengandung kolesterol tinggi? “Tidak,” kata Ward. Makan lemak jenuh tidak akan meningkatkan kadar kolesterol Anda daripada makan kolesterol alami yang ditemukan dalam makanan. Memang, telur tinggi kolesterol, tapi juga relatif rendah lemak jenuh, yang hanya sekitar 1 1/2 gram per butir.
"Perempuan sehat dengan kolesterol darah normal dapat mengkonsumsi 1-2 butir telur sehari sebagai bagian dari diet lemak jenuh rendah yang seimbang," kata Ward. Tapi jika kolesterol merupakan masalah bagi Anda, makan putih telurnya saja.
Keuntungan lain makan telur, ketika Anda terlalu lelah untuk memasak makanan, makan saja beberapa telur rebus atau orak-arik.
2. Ikan Salmon
Salmon tak hanya kaya protein berkualitas tinggi, kata Ward, tapi juga merupakan sumber omega-3 lemak yang sangat baik, yang baik untuk perkembangan bayi Anda dan dapat membantu meningkatkan mood Anda. Tidak seperti jenis ikan lain, salmon memiliki jumlah metilmerkuri yang rendah.
Ini merupakan senyawa yang berbahaya untuk perkembangan sistem saraf bayi Anda.
Namun demikian, Departemen Kesehatan Amerika Serikat, FDA menganjurkan untuk tidak makan lebih dari 12 ons per minggu untuk menghindari terlalu banyak merkuri.
3. Kacang Polong
"Kacang mengandung serat dan protein," kata Ward. Adalah penting untuk mendapatkan cukup protein selama kehamilan. Ketika hamil, saluran pencernaan Anda melambat, sehingga berisiko sembelit dan wasir. Serat dapat membantu mencegah dan meringankan masalah ini.
Selain itu, kata Ward, makanan yang mengandung serat cenderung kaya akan nutrisi. Kacang merupakan sumber zat besi, folat, kalsium, dan seng yang baik.
4. Ubi Jalar
“Ubi jalar mendapatkan warna oranye mereka dari karotenoid, pigmen tumbuhan yang dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh kita,” kata Ward.
Meskipun mengonsumsi terlalu banyak "preformed" vitamin A, yang ditemukan dalam sumber-sumber hewani, seperti hati, susu, dan telur bisa berbahaya, karotenoid adalah jenis yang berbeda. Mereka dikonversi menjadi vitamin A hanya jika diperlukan, sehingga tidak perlu membatasi konsumsi vitamin buah A.
Ubi jalar juga merupakan sumber vitamin C, folat, dan serat. Dan seperti kacang-kacangan, ubi jalar murah dan serbaguna. "Masak ekstra dan menyimpannya sebagai camilan sangat disarankan," kata Ward.
Tag
Berita Terkait
-
3 Hari Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Masih Pedas dan Daging Kerbau Melambung
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Hidangan Imlek Penuh Makna: 5 Makanan Khas yang Identik dengan Imlek
-
5 Makanan Favorit yang Bikin Dinner Valentine Makin Spesial
-
Gaji Habis di Tengah Bulan, Purbaya Bagikan Tips Finansial Anak Muda
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026