Health / Konsultasi
Jum'at, 09 September 2016 | 15:00 WIB
Ilustrasi tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat sore Dokter,
Saya dulu wartawan dan sudah biasa tidur malam bahkan pagi. Dua bulan yang lalu saya berhenti bekerja, karena menikah tapi masih belum terbiasa tidur cepat. Rutinitas tidur seperti ini sangat menyulitkan saya, karena harus bangun pagi dan menyiapkan keperluan di pagi hari. Kira-kira apa yang harus saya lakukan agar waktu tidur saya bisa kembali normal? Terima kasih.

RN

 
Jawab:

Selamat sore saudari RN,
Susah tidur yang istilah medisnya disebut insomnia adalah suatu masalah tidur secara umum yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang.

Anda yang mengalami insomnia bisa melakukan beberapa tips ini:

1. Stop Kafein, Rokok dan Alkohol
Menghentikan mengonsumsi kafein, minuman beralkohol dan rokok terutama pada sore dan malam hari

2. Saat Tidur Matikan Lampu
Pastikan kamar Anda gelap, dan tenang untuk mempermudah Anda terlelap. Keadaan gelap mampu mempercepat keluarnya hormon penenang (melatonin) dari otak sehingga membuat tidur lebih lelap.

3. Rutin Olahraga
Olahraga yang baik dapat dimulai pada pukul enam pagi sebelum beraktifitas. Hindari berolahraga 3-4 jam sebelum tidur, karena dapat menstimuli tubuh untuk tetap aktif.
 
4. Hindari Makan Terlalu Malam
Makanlah paling tidak dua jam sebelum Anda terlelap di malam hari.
 
5. Jangan Paksakan untuk Tidur
Biarkan diri Anda terlelap dengan sendirinya. Membaca buku atau mengonsumsi susu hangat 30 menit sebelum tidur dapat membantu Anda lebih cepat mengantuk.

6. Setiap Hari Tidur dan Bangun pada Waktu yang Sama
Hindari tidur siang, karena dapat mempersulit Anda tidur di malam hari.
 
7. Letakkan Bantal pada Lutut, dan Tidur Menyamping
Posisi seperti ini dapat mengurangi pegal pada bagian punggung serta menegakkan posisi punggung, sehingga Anda akan tidur lebih lelap.

Jika insomnia berlangsung lama, sebaiknya Anda memeriksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.



Dijawab oleh: dr. Adnan Yusuf
Sumber: https://meetdoctor.com/

Load More