Suara.com - Obesitas tak hanya mempengaruhi kesehatan fisik Anda, seperti meningkatkan risiko terjadinya stroke, penyakit jantung atau diabetes. Sebuah penelitian terkini menyebut bahwa kelebihan lemak dalam tubuh juga dapat membuat usia otak menjadi lebih cepat menua dibandingkan pada orang-orang kurus.
Otak yang menua mengalami penurunan fungsi memori dan meningkatkan risiko terjadinya demensia alzheimer atau penyakit kepikunan.
Untuk mendapat temuan ini peneliti menganalisis 527 orang dewasa penderita obesitas yang ditandai dengan indeks massa tubuh di atas 25.
Peneliti menemukan, mereka cenderung mengalami penyusutan di bagian materi putih, yakni jaringan yang menghubungkan beberapa wilayah di otak dan memungkinkan Anda mengalami kesulitan dalam mengingat.
"Jaringan ini sebenarnya menyusut secara alami seiring dengan pertambahan usia. Namun, pada orang yang obesitas, risiko terjadinya penyusutan lebih cepat," kata peneliti Lisa Ronan dari University of Cambridge di Inggris.
Tak hanya itu, Ronan juga menganologikan otak penderita obesitas dengan otak orang normal usianya lebih tua 10 tahun. Sebab, jaringan lemak dapat menghasilkan protein yang memicu peradangan di otak. Akibatnya otak akan mengalami kemunduran lebih cepat, terutama dalam hal mengingat.
"Meski demikian kami tidak melihat adanya perbedaan fungsi kognitif atau IQ pada orang obesitas dan orang kurus. Namun, orang dengan obesitas memiliki kesulitan dalam hal mengingat," ujarnya menegaskan.
Melalui temuan ini, Ronan mengimbau kepada pemilik berat badan berlebih untuk segera mengendalikan laju indek massa tubuhnya. Hal ini dilakukan demi memperlambat risiko pikun yang akan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. (Menshealth)
Tag
Berita Terkait
-
5 Terapi Obesitas yang Mulai Banyak Digunakan, dari Diet hingga Balon Lambung
-
Usaha Keras Ery Makmur Pangkas 30 Kg, Kini Emosi Steven Wongso Katai Orang Gendut 'Anjing'
-
Prevalensi Obesitas Naik, Pendekatan Medis Terintegrasi Jadi Harapan Baru di Jakarta
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya