Suara.com - Kesadaran masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat tampak meningkat dengan semakin maraknya ajang kompetisi lari atau jenis olahraga lainnya. Namun, survei yang dihelat penyedia produk nutrisi global, Herbalife, menunjukkan fakta lain dari kebiasaan hidup sehat pada generasi millennial.
Survei bertajuk 'Millennials At Work Survey Asia Pasifik' yang melibatkan generasi kelahiran tahun 1980-2000 ini, menemukan fakta bahwa 56 persen pekerja muda cenderung sulit mewujudkan gaya hidup sehat karena tak punya waktu untuk berolahraga.
"Survei yang kami lakukan menunjukkan bahwa kesadaran akan hidup sehat sudah meningkat, namun kurangnya waktu menjadi permasalahan yang membuat mereka tak bisa menjalani aktivitas fisik di tempat kerja," ujar Country General Manager Herbalife Indonesia, Andam Dewi, pada temu media, di Jakarta, Senin (10/10/2016).
Fenomena ini, lanjut Andam, dapat terjadi karena kurangnya dukungan perusahaan dalam memberikan kesempatan karyawannya untuk hidup lebih aktif dan sehat. Apalagi di kota-kota besar, kesibukan yang padat dan kemacetan turut berkontribusi menghilangkan kesempatan pekerja muda untuk melakukan aktivitas fisik.
"Hasil survei kami menemukan bahwa 7 dari 10 populasi pekerja muda hanya melakukan aktivitas fisik selama 30 menit sehari. Mereka datang ke kantor, mengonsumsi makan siang mereka di meja yang sama, pulang menggunakan kendaraan dan menghadapi kemacetan yang panjang. Hal ini membuat aktivitas bergerak mereka tidak banyak," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Profesor psikiatri dari UCLA Semel Institute Amerika Serikat, dr Garry Small mengatakan bahwa pola hidup tidak bergerak atau 'sedentary lifestyle' di tempat kerja pada gilirannya juga turut mempengaruhi konsumsi makanan sehat.
"Terlalu lama bekerja di komputer maka karyawan akan kurang mengonsumsi sayuran dan tidak melakukan olahraga yang dianjurkan. Hal ini cukup mengkhawatirkan karena dapat memicu obesitas dan berbagai penyakit penyertanya," tambah dia.
Untuk itu, sudah seharusnya, kata dia, perusahaan menerapkan pola hidup sehat bagi karyawannya dengan membuat program olahraga yang bisa dilakukan bersama-sama. Tak hanya membuat karyawan, lebih sehat, hal ini juga dapat menguntungkan perusahaan.
"Setiap kantor seharusnya memberi kesempatan bagi pekerjanya untuk melakukan gaya hidup sehat. Penerapan gaya hidup sehat ini pada gilirannya akan menguntungkan perusahaan karena bisa menghemat pengeluaran dalam biaya pengobatan karena karyawan jarang sakit dan produktivitas meningkat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun