Suara.com - Tidur merupakan salah satu upaya mendapatkan kualitas kesehatan terbaik, setelah makanan.
Jika makan makanan sehat bertujuan untuk mendapatkan raga yang sehat, maka tidur bertujuan untuk membuat tubuh menjadi fit dan mampu mengerjakan segala aktivitasnya.
Tidur siang sama manfaatnya dengan tidur malam. Keduanya mampu mengembalikan kemampuan tubuh Anda untuk berenergi lagi dan menuntaskan seluruh tugas.
Menurut Dr. Brian Murray, seorang ahli saraf dan spesialis tidur di Sunnybrook Health Sciences Centre dan seorang profesor di University of Toronto, Kanada, manusia dewasa membutuhkan tidur selama tujuh sampai sembilan jam setiap hari. Namun karena hal yang terjadi, seperti mengurus anak atau lembur, tidur malam menjadi kurang.
Saat itulah Anda memerlukan tidur siang. Jika tidur malam kurang, maka digenapi dengan tidur siang. "Kualitas tidur siang memang tidak sebagus tidur di malam hari, tapi harus dilakukan daripada tidak sama sekali," kata Murray dilansir dari laman CBC.
Pendapatnya ini diamini Dr Charles Morin, profesor psikologi di Universitas Laval, Kanada. Ia menyebut, tidur siang cukup dilakukan 15-30 menit saja.
Ini merupakan satu-satunya obat saat Anda sedang membutuhkan tidur. Minum kopi atau jalan-jalan tak akan membuat Anda terjaga dan mampu menuntaskan tugas harian.
Waktu untuk tidur pun disarankan antara pukul 13.00-16.00. Jika kurang atau lebih dari waktu tersebut, Anda bisa sulit bangun.
"Jika Anda melampaui waktu tersebut, maka Anda akan tertidur lebih lama dan sulit untuk bangun kembali. Jangka tidur yang pendek pada jam yang disarankan akan memberikan kewaspadaan Anda kembali," katanya. (Nessy Febrinastri)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?