Suara.com - Pil, IUD, bahkan implan merupakan jenis-jenis kontrasepsi, yang sayangnya, hanya diperuntukkan bagi perempuan.
Namun kali ini ada salah satu jenis kontrasepsi baru. Sebuah revolusi alat kontrasepsi bagi laki-laki yang diberi nama "Bimek SLV" atau "D*** Click" diproduksi oleh perusahaan asal Jerman mengklaim bahwa D*** Click bekerja layaknya seperti metode vasektomi.
Pihak perusahaan seperti dilansir mirror.co.uk mengatakan, produk D*** Click memungkinkan orang untuk menekan tombol on/off pada pasokan sperma menggunakan sebuah katup yang dimasukan melalui metode operasi ke dalam alat kelamin lelaki.
Alat kontrasepsi ini dianggap sebagai sebuah penemuan cemerlang karena dapat menjadi alternatif yang lebih baik untuk melakukan vasektomi temporer karena D*** Click tidak membasmi sperma seluruhnya.
Jika ingin menggunakan alat tersebut, seseorang hanya perlu melakukan bedah kecil selama kurang lebih setengah jam untuk mengangkat sperma dari testis ke uretra yang dikenal dengan istilah vas deferens.Lalu, bagaimana cara kerjanya? Setelah melakukan prosedur fisik, tekan katup atau tombol switch ke on atau off untuk mengalihkan sperma.
Meski terkesan simpel, masalah kesehatan sampai juga menyeruak ke masyarakat. "Argumen saya adalah menanamkan katup dapat menyebabkan jaringan parut," kata juru bicara Professional Association of German Urologists, Wolgang Buhmann.
Tetapi, pihak D*** Click berargumen, bahwa laki-laki juga tidak perlu melakukan metode vasektomi yang menyakitkan yang juga memiliki tingkat keberhasilan yang rendah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal