Suara.com - Anda para orangtua, jika ingin meningkatkan kecerdasan buah hati, maka luangkanlah waktu mulai dari sekarang untuk membacakan buku pada mereka.
Pasalnya, sebuah penelitian terkini menemukan bahwa kegiatan membacakan buku pada anak-anak sejak usia pra-sekolah dapat meningkatkan fungsi kognitif otak. Anda hanya perlu membacakan dengan lantang isi buku tersebut di depan buah hati secara rutin untuk mendapatkan manfaat ini.
"Pesan utama penelitian ini adalah orangtua harus terlibat aktif saat membacakan buku pada buah hatinya. Ketika anak bertanya, maka orangtua harus mampu menjawab sehingga timbul interaksi," ujar John Hutton, peneliti utama.
Pemeriksaan Functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) menemukan, aktivasi otak secara signifikan lebih besar pada anak berusia empat tahun ketika mereka sering mendengarkan cerita dan aktif mengajukan pertanyaan.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melibatkan 22 anak perempuan berusia 4 tahun untuk mengeksplorasi hubungan antara interaksi antara ibu dan anak selama mendengarkan cerita.
Anak-anak yang menunjukkan minat lebih besar dalam proses tersebut mengalami peningkatan aktivitas di otak sebelah kanan yang bertanggung jawab dalam fungsi kognitif.
"Temuan kami menggarisbawahi pentingnya keterlibatan orangtua dan anak, termasuk mencegah penggunaan ponsel pada anak yang kini sudah mulai mewabah," tandas dia. [Zeenews]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya