Suara.com - Sebagian pemudik memilih melakukan perjalanan di siang hari. Jika menggunakan kendaraan pribadi, pastikan Anda memakai kaca mata anti sinar ultraviolet (UV).
Dr Gustri Kusuma W, SpM, spesialis mata dari RS Evasari Jakarta, mengungkapkan kaca mata anti UV dapat melindungi pengendara dari peluang silau yang dapat mengganggu pandangan saat mengemudi. Tentu saja hal ini dapat berbahaya, mengingat ada anggota keluarga lainnya yang turut serta dalam perjalanan mudik.
"Kalau pakai mobil sebaiknya juga kacanya diberi pelindung antisilau, sehingga pantulan sinar tidak langsung ke mata," kata dr Gustri pada temu media, beberapa waktu lalu.
Jika mata mulai kering, maka basahi dengan air mata buatan yang dijual di apotek. Ini akan membantu mata Anda tetap segar, dan fokus mengemudi.
Dia pun mengingatkan pengemudi agar tidak memaksakan diri ketika lelah. Apalagi, jika ditambah konsumsi minuman berenergi yang memiliki efek jangka panjang.
"Kalau sudah lelah, ya istirahat. Manfaatkan posko mudik yang tersebar di berbagai titik. Jangan sampai dipaksakan, karena bisa mengganggu konsentrasi dan timbul kecelakaan," ungkapnya.
Bagi pengemudi yang memiliki gangguan mata silinder di atas tiga, sebaiknya juga tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah. Pasalnya, pandangan bisa terganggu apabila seseorang mengalami kelelahan.
"Kalau bisa tiap dua sampai tiga jam mengemudi itu istirahat. Jangan diforsir demi keselamatan seluruh anggota keluarga," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat