Suara.com - Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) Dr Ari F Syam mengimbau umat Islam tetap menjaga makanan dengan baik, dan sehat meski bulan puasa telah berlalu.
"Berbagai penelitian, termasuk penelitian yang kami lakukan di RSCM, empat minggu setelah Ramadan kondisi berat badan dan komposisi tubuh kita akan kembali seperti sebelum puasa setelah empat minggu Lebaran. Tentu kita tidak ingin kondisi ini terjadi. Oleh karena itu jawabannya kita harus menahan diri," katanya, Minggu (25/6/2017).
Apalagi, ujar Ari, bila seseorang mempunyai penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes mellitus, kadar kolesterol tinggi atau kadar asam urat tinggi.
Dia mengingatkan, sebagian besar penganan yang disajikan saat Lebaran biasanya mengandung tingkat kalori tinggi.
"Makanan yang mengandung cokelat, keju dan makanan berlemak bukan saja mengandung kalori yang tinggi, tetapi juga mengandung kadar lemak tinggi serta kadar garam yang tinggi," papar Ari.
Selain itu, jumlah lauk yang disajikan juga bermacam-macam sehingga akhirnya seseorang cenderung mengonsumsi bermacam lauk hingga berlebihan.
Untuk itu, lanjut Ari, kondisi seperti itu harus diantisipasi antara lain dengan meningkatkan konsumsi benda yang sehat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.
"Dengan mengosumsi buah dan sayur-sayuran akan membuat perut kira menjadi cepat kenyang dan tidak berpikir untuk mengosumsi makanan lain," katanya.
Wakil Ketua Papdi mengingatkan agar jumlah air minum juga perlu dipertahankan sebanyak delapan sampai 10 gelas perhari.
Hal tersebut, lanjutnya, karena air juga menambah kapasitas lambung. Selain tetap mengosumsi buah dan sayur, minum yang cukup, mengunyah yang lama juga menjadi tips penting untuk mengontrol rasa kenyang.
"Dalam rangka penyesuaian agar lambung dan organ pencernaan kita tidak kaget saat lebaran, kita disunahkan untuk mengikuti puasa Syawal selama tujuh hari. Banyak manfaat yang kita dapat dalam puasa Syawal ini agar kita bisa menahan diri untuk terus makan saat kita tidak berpuasa setelah hampir sebulan kita berpuasa Ramadhan," tandasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin