Suara.com - Di banding televisi dan buku, mendongeng merupakan media komunikasi dan informasi tertua, termudah dan termurah. Sayangnya, aktivitas mendongeng jarang sekali dilakukan, baik oleh orangtua maupun figur pendidikan di sekolah.
Untuk itu, relawan Ayo Dongeng Indonesia atau AyoDI mempersembahkan acara bertajuk 'Keajaiban Cerita Indonesia" dalam rangkaian Dongeng Kejutan Hari Anak Nasional 2017.
"Manfaat dongeng besar sekali bagi anak. Dongeng mengasah kemampuan verbal anak, mendidik anak agar tidak terkesan menggurui, serta meningkatan tingkat kecerdasan anak, dan itu ilmiah. Banyak sekali penelitian mengenai manfaat mendongeng, dan dapat meningkatkan kecerdasan anak," jelas Ketua Panitia Dongen Kejutan Hari Anak Nasional, Cahyono Budi.
Dalam acara ini, para relawan AyoDI menampilkan beragam cerita Nusantara seperti "Lutung Kasarung", "Timun Mas", "Bawang Merah Bawang Putih", juga "Cinderalas" yang diiringi lagu-lagu serta banyak permainan sederhana.
Deka, seorang pegawai swasta yang baru beberapa bulan ikut dalam kegiatan AyoDI sebagai pendongeng, mengungkapkan ada beberapa cerita rakyat yang harus diubah karena konten yang kurang pas dengan anak. Misalnya, menurut Deka, cerita seperti "Bawang Merah Bawang Putih" yang mengisahkan tentang perempuan baik dan saudara tiri jahatnya, harus sedikit diubah dengan akhir cerita yang lebih humanis seperti saling memaafkan.
"Cerita rakyat yang kurang baik, kita ubah sedikit. Untuk menarik minat anak, kita biasanya ada repetisi atau pengulangan kata. Kita bercerita juga dengan gestur yang menarik," ungkap perempuan asal Bekasi tersebut.
"Ketika melihat kode dari anak-anak, bahagia mereka, senyum mereka, adalah bayaran termahal untuk kami," sambungnya.
AyoDI akan mengadakan acara tahunan "Festival Dongen Internasional Indonesia 2017" yang akan diadakan di Perpustakaan Nasional, Jakarta, pada 4 dan 5 November 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?