Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Saya perempuan berusia 23 tahun, sudah lama mengidap keputihan yang volumenya banyak. Dari segi fisik, jenisnya normal karena tidak gatal dan berwarna, tapi frekuensinya sering. Saya sudah sering memakai pantyliner herbal dan obat tetapi masalah saya belum tuntas juga. Apa yang harus saya lakukan, Dok? Mohon sarannya. Terima kasih.
TI
Jawab:
Selamat sore Saudari TI,
Keputihan merupakan keluhan yang kerap dialami setiap perempuab. Keputihan sebenarnya merupakan lendir yang diproduksi leher rahim dan kelenjar dalam vagina yang disertai dengan pengeluaran sel-sel mati, serta bakteri.
Normalnya, keputihan terjadi ketika masa ovulasi, menjelang masa menstruasi, atau ketika masa kehamilan, berwarna bening hingga keputihan, tidak berbau, dan tidak menimbulkan keluhan di sekitar area kewanitaan. Namun keputihan yang terjadi terus-menerus dalam jumlah banyak perlu diperiksakan ke dokter.
Ada beberapa penyebab keputihan abnormal sebagai berikut:
- Infeksi jamur
- Infeksi parasit
- Infeksi virus, seperti herpes
- Perubahan keseimbangan jumlah bakteri normal di vagina dan lain-lain.
Penanganan untuk masing-masing penyebab tersebut berbeda-beda, misalnya antijamur untuk infeksi jamur, antiparasit/ mikroba untuk infeksi parasit atau bakteri, antivirus untuk infeksi virus, dan sebagainya. Berkonsultasilah dengan dokter agar diketahui penyebab keputihan Anda.
Selain itu, berikut anjuran untuk Anda selama di rumah :
-Jaga kebersihan area kewanitaan Anda.
-Jaga agar area kewanitaan tetap kering, dengan cara mengelap dari arah depan ke belakang setiap kali setelah buang air.
-Hindari paparan sabun berlebih di sekitar area kewanitaan.
-Hindari penggunaan sabun pembersih vagina, pengharum, ataupun semprotan vagina.
-Gunakan celana dalam berbahan katun.
-Gantilah celana dalam 2 kali sehari atau lebih sering bila basah berkeringat.
-Hindari celana yang terlalu ketat.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Fadma Yuliani
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh