Health / Konsultasi
Selasa, 08 Agustus 2017 | 17:25 WIB
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat sore Dokter,
Saya perempuan berusia 23 tahun, sudah lama mengidap keputihan yang volumenya banyak. Dari segi fisik, jenisnya normal karena tidak gatal dan berwarna, tapi frekuensinya sering. Saya sudah sering memakai pantyliner herbal dan obat tetapi masalah saya belum tuntas juga. Apa yang harus saya lakukan, Dok? Mohon sarannya. Terima kasih.

TI
 
Jawab:

Selamat sore Saudari TI,
Keputihan merupakan keluhan yang kerap dialami setiap perempuab. Keputihan sebenarnya merupakan lendir yang diproduksi leher rahim dan kelenjar dalam vagina yang disertai dengan pengeluaran sel-sel mati, serta bakteri.

Normalnya, keputihan terjadi ketika masa ovulasi, menjelang masa menstruasi, atau ketika masa kehamilan, berwarna bening hingga keputihan, tidak berbau, dan tidak menimbulkan keluhan di sekitar area kewanitaan. Namun keputihan yang terjadi terus-menerus dalam jumlah banyak perlu diperiksakan ke dokter.

Ada beberapa penyebab keputihan abnormal sebagai berikut:
- Infeksi jamur
- Infeksi parasit
- Infeksi virus, seperti herpes
- Perubahan keseimbangan jumlah bakteri normal di vagina dan lain-lain.

Penanganan untuk masing-masing penyebab tersebut berbeda-beda, misalnya antijamur untuk infeksi jamur, antiparasit/ mikroba untuk infeksi parasit atau bakteri, antivirus untuk infeksi virus, dan sebagainya. Berkonsultasilah dengan dokter agar diketahui penyebab keputihan Anda.
Selain itu, berikut anjuran untuk Anda selama di rumah :
-Jaga kebersihan area kewanitaan Anda.
-Jaga agar area kewanitaan tetap kering, dengan cara mengelap dari arah depan ke belakang setiap kali setelah buang air.
-Hindari paparan sabun berlebih di sekitar area kewanitaan.
-Hindari penggunaan sabun pembersih vagina, pengharum, ataupun semprotan vagina.
-Gunakan celana dalam berbahan katun.
-Gantilah celana dalam 2 kali sehari atau lebih sering bila basah berkeringat.
-Hindari celana yang terlalu ketat.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.

Dijawab oleh: dr. Fadma Yuliani
Sumber: https://meetdoctor.com

Load More