Suara.com - Pelampung leher kini tengah populer di kalangan orangtua untuk memperkenalkan bayi mereka pada permainan air. Namun, ternyata banyak profesional di bidang olahraga air serta organisasi pengasuhan anak di Inggris yang khawatir dengan tren tersebut karena masalah keselamatan.
Bahkan, dalam tulisan yang dimuat Mirror disebutkan, pelampung leher yang biasa digunakan anak merupakan sebuah "jebakan kematian".
Kyran Quinlan, seorang profesor pediatri di Rush University Medical Center di AS, mengatakan bahwa pelampung leher telah "menakut-nakuti saya sampai mati" karena adanya risiko anak tenggelam.
"Pelampung leher membuatku ketakutan setengah mati, dan aku berharap mereka (pelampung leher) juga menakut-nakuti orangtua. Ini adalah perangkap kematian potensial. Untuk menjatuhkan bayi Anda yang berharga, satu jahitan yang tidak disegel dengan baik bisa sangat menakutkan," kata dia kepada WDSU.
Perangkat flotasi leher tersebut pertama kali membuat berita nasional setelah digunakan dalam sebuah tempat spa bayi kelas atas di London.
Charlotte Davis, yang bekerja di spa menjelaskan, pelampung leher telah menciptakan perasaan euforia dan merupakan kesemptan pertama kalinya bayi bisa tegak tanpa ditahan.
"Bayi tegak, bergoyang-goyang dan harus menyeimbangkannya saat mereka tidak pernah melakukannya sebelumnya," ungkap Davis.
Namun, Asosiasi Guru Renang (STA) di Inggris serta berbagai macam organisasi pengasuhan, mengeluarkan sebuah pernyataan serius dan menambahkan jika pelampung leher dapat menyebabkan tekanan yang tidak semestinya pada bayi.
"Terlepas dari dunia dalam tangki terapung dapat sangat membuat santai bagi orang dewasa yang stres, ini bukan hal yang diinginkan atau dibutuhkan bayi, secara fisik atau emosional," jelas Manager STA, Kayle Burgham.
Baca Juga: Ini Mengapa Kanker Kepala Leher Tak Sepopuler Kanker Lain
"Aktivitas terisolasi ini benar-benar bertentangan dengan esensi berenang bayi, yaitu kontak manusia, bergaul dengan anak Anda sehingga mereka dapat menjelajahi air di lingkungan yang aman, santai, dan menyenangkan," tandasnya. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan