Suara.com - Anda yang akhir-akhir ini merasa lebih mudah lelah disertai adanya benjolan di bagian leher, sebaiknya waspada gejala kanker tiroid. Meski demikian, Anda tak perlu khawatir bila berpotensi atau berisiko terkena kanker ini, karena memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi asal dideteksi lebih dini.
Salah satu cara mendeteksi adanya kanker tiroid, kata Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia cabang Jakarta, dr. Dante Saksono Herbuwono, bisa dilakukan dengan meraba adakah benjolan di sekitar leher.
"Benjolan yang mengarah ke kanker tiroid itu biasanya bergerak dari bawah keatas ketika kita menelan. Kalau sudah kena pita suara biasanya mempengaruhi suara menjadi lebih serak dan sesak napas," ujar dia pada temu media di Jakarta, Jumat (21/7/2017).
Untuk memastikan benjolan tersebut mengarah ke kanker tiroid atau tidak, Dante menuturkan bisa dilakukan dengan pemeriksaan USG tiroid. Metode skrining itu, tambah dia cenderung paling aman dan akurat dalam mendeteksi kanker tiroid.
"Gambaran USG sangat jelas, bahkan lebih aman, karena tidak memancarkan radiasi. Hanya menggunakan frekuensi gelombang suara. Jadi nggak perlu MRI segala, USG tiroid saja sudah cukup," jelas Dante.
Jika terdiagnosis kanker, sambung dia, pasien bisa menjalani operasi pengangkatan seluruh kelenjar tiroid, supresi dengan hormon tiroksin, atau dengan terapi ablasi iodium radiasi.
"Pada sebagian besar pasien akan diperoleh angka harapan hidup lima, atau bahkan 10 tahun dapat mencapai 100 persen, yang penting pasien yang terkena kanker ini bisa dapat patuh terhadap tatalaksana yang dianjurkan oleh dokter jika memang terdiagnosa kanker tiroid," pungkas Dante.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial