Suara.com - Seorang perempuan bernama Nicole Ferguson berterima kasih setelah Weight Watchers menyelamatkan nyawanya. Pasalnya, dia baru menemukan benjolan di payudaranya setelah mengalami penurunan berat badan yang signifikan.
Tanpa penurunan berat badan yang signifikan, mustahil bagi perempuan 31 tahun itu dapat menemukan tumor di tubuhnya.
"Bagaimana jika saya masih membawa-bawa tumor yang berat itu? Apakah saya bisa merasakan benjolan itu?" tulisnya di situs program tersebut.
Ferguson tetap mengikuti rencana tersebut selama perawatan yang dijalaninya. Bahkan, menurunkan berat badan dengan diet sehat, yang merupakan kewajiban bagi mereka yang menjalani pemulihan kanker, dan program Weight Watchers.
"Memiliki sistem pendukung menyelamatkan hidup saya, dan itulah mengapa saya benar-benar berterima kasih dengan Weight Watchers," kata Ferguson kepada PopSugar.
Ferguson kini menjadi bagian dari Proyek L.I.F.T., sebuah kolaborasi antara Weight Watcher dan American Cancer Society. Tujuan yang dilakukannya untuk menginspirasi dan membimbing korban kanker berjuang dengan penambahan berat badan pasca pengobatan.
"Anda bisa memiliki kehidupan dan merasa cantik setelah (mengidap) kanker," kata Ferguson dalam wawancara dengan PopSugar.
Jika Anda ingin bergabung dengan Ferguson, Anda bisa menyumbang dalam Project L.I.F.T. untuk mencapai USD100.000 pada 31 Oktober mendatang. Atau, Anda dapat berpartisipasi dalam gerakan penggalangan dana Making Strides Against Breast Cancer. Sejauh ini, kampanye tersebut telah mengumpulkan lebih dari USD65.000. (Delish)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh