Suara.com - Apa sih yang pertama kali Anda lakukan setibanya di rumah setelah seharian beraktivitas di luar? Cuci muka-gosok gigi saja atau sekalian mandi? Bagaimana dengan membersihkan kaki?
Kaki merupakan bagian tubuh yang penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, membersihkan kaki tidak boleh dilupakan begitu saja.
Lantas, apa pentingnya cuci kaki sebelum masuk rumah?
Seperti diketahui, setiap permukaan yang kita sentuh dan injak dengan kaki dipenuhi oleh bakteri. Bahkan satu gram tanah bersih sekalipun (kira-kira sejentik ujung jari kelingking) bisa mengandung sekitar satu miliar bakteri, mungkin lebih.
Namun Anda juga harus tahu bahwa bakteri tidak hanya bersemayam di tanah. Kuman dan bakteri juga ada di sekujur tubuh kita setiap waktu, termasuk di kedua kaki dan sela-sela jemari kaki beserta kukunya.
Sebuah penelitian yang dikutip Hello Sehat menemukan bahwa rata-rata manusia memproduksi sekitar 38 juta sel bakteri ke lingkungan setiap satu jam. Belum lagi memperhitungkan populasi jamur yang hidup di kaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem