Suara.com - Apakah Anda suka tidur telungkup? Pada kondisi tidur seperti ini bagian perut Anda cenderung mendapatkan tekanan dengan wajah yang menghadap ke kanan atau kiri.
Sebagian orang merasa nyaman dengan posisi tidur seperti ini, tapi mereka tak menyadari dampak negatif bagi tubuh setelahnya.
Seperti dilansir dari laman Boldsky, posisi tidur telungkup dapat membahayakan punggung dan leher Anda.
Bagian leher dan punggung biasanya akan terasa nyeri keesokan harinya jika Anda tidur sepanjang malam dengan posisi telungkup.
Menurut para ahli, tidur dengan posisi telungkup menyebabkan tulang belakang mengalami stres sehingga memicu rasa sakit di bagian tubuh lainnya. Pasalnya tulang belakang merupakan jaringan pipa yang dipenuhi dengan saraf.
Posisi tidur telungkup memicu rasa nyeri di leher, karena kebanyakan orang memiringkan kepala ke samping. Sebagian orang menganggap bahwa nyeri leher ini, karena salah bantal, tapi tak menyadari bahwa hal ini disebabkan oleh posisi tidur telungkup.
Tidur dalam posisi ini untuk waktu yang lama juga dapat menyebabkan disk hernia. Kondisi ini merujuk pada pecahnya disk gelatin antara tulang belakang. Saat gel ini menonjol keluar dari sendi maka bisa mengiritasi saraf dan memicu rasa sakit yang luar biasa.
Untuk menghindari sederet permasalahan ini sebaiknya hindari terlalu sering posisi tidur telungkup. Pastikan Anda memilih posisi tidur telentang yang tentunya lebih baik untuk kesehatan tulang belakang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026