Suara.com - Gym adalah tempat yang seharusnya cukup steril. Meski keringat bertebaran di mana-mana, sebagai pengguna, kita tetap harus menjaga kebersihan saat di gym.
Etikanya, Anda harusnya membersihkan peralatan gym begitu selesai menggunakan peralatan. Bahkan saat ini, sebagian besar gym sudah dilengkapi dengan tisu antiseptik.
Sayangnya, penelitian baru yang disampaikan Fit Rated telah menemukan bahwa banyak peralatan olahraga di gym benar-benar penuh dengan bakteri. Bahkan, jumlahnya 362 kali lebih banyak daripada tempat duduk toilet!
Tentu saja, tidak semua bakteri berbahaya. Namun 70 persen kuman yang ditemukan di gym adalah beberapa yang menyebabkan pneumonia dan septikemia, bahkan handuk senam pun bisa membawa risiko.
Namun, yang paling parah saat ini adalah ada kuman yang menyebabkan virus kulit baru yang disebut molluscum contagiosum yang sebenarnya saat ini sedang meningkat di gym.
Ini adalah ruam seperti jerawat yang biasanya berwarna seperti daging atau kemerahan. Bahkan, virus kulit ini disebut sebagai satu-satunya anggota keluarga cacar yang masih menginfeksi manusia.
Orang dengan kondisi tersebut dapat memiliki ratusan ruam jerawat pada bagian tubuh, tapi biasanya tumbuh di sekitar ketiak atau alat kelamin.
"Ini menyebar dan menular melalui kontak kulit ke kulit lainnya, baik secara seksual maupun non-seksual. Dan, berbagi handuk juga bisa menyebabkannya menyebar. Jadi, virus kulit baru ini dengan mudah bisa menyebar di gym melalui cucian yang terkontaminasi," kata Dr. Adam Friedmann, ahli dermatologi konsultan di Klinik Dermatologi Harly Street dilansir Mirror.co.uk.
Lebih buruk lagi, jika Anda membawa handuk sendiri saat ke gym setiap hari, Anda masih bisa tertular dari seseorang yang sudah terjangkit virus ini. Penularan ini terjadi saat kulit Anda bersentuhan dengan kulit orang yang sudah terjangkit virus tersebut. Virus kulit baru ini tidak dapat dicegah dan tidak dapat disembuhkan.
"Meskipun tidak ada obatnya, Anda bisa mengandalkan kekebalan tubuh agar tidak terjangkit virus ini dan membatasi diri," kata Dr. friedmann.
Jika terjangkit, setidaknya Anda harus menunggu hingga sembilan bulan. NHS Gum Clinics mengatakan, banyak orang yang datang berpikir sudah terkena kutil kelamin. Padahal, mereka menderita molluscum contagiosum.
Jika Anda melihat jenis benjolan di sekitar selangkangan, segeralah untuk memeriksakannya. Dan, jika Anda khawatir terkontaminasi kuman ini atau tertular virus ini, selalu bawa sendiri handuk dan Yoga Mat Anda, bersihkan peralatan sebelum menggunakannya dan hindari kelas sempit di mana Anda bisa saling bersentuhan, terasa panas dan berkeringat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif