Kantuk karena Kekenyangan, Wajarkah?
Dalam kamus populer, sensasi ngantuk setelah makan disebut dengan istilah food coma. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut postprandial somnolen.
Respon tubuh ini sangat wajar dan terjadi pada hampir setiap manusia. Apalagi jika Anda baru saja makan kekenyangan.
Meski demikian, rasa ngantuk dan kecapekan setelah makan juga bisa diakibatkan oleh masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes dan penyakit celiac.
Apa saja gejalanya?
Selain lesu, ada beberapa gejala lain yang bisa terjadi, seperti malas, perut terasa kembung, begah dan bergas, rasa ngantuk, cepat marah dan mudah tersinggung, serta sulit konsentrasi.
Lantas, bila hal ini terjadi bagaimana cara mengatasinya. Bila Anda mulai merasa rasa ngantuk setelah makan, segeralah bangkit untuk lakukan peregangan atau berjalan kaki sebentar, 15 menit saja.
Aktifitas fisik tersebut dilakukan untuk menurunkan gula darah dan hormon-hormon pemicu ngantuk. Jika perut bermasalah, Anda bisa minum teh jahe atau teh peppermint hangat untuk meredakan gejalanya.
Tips Agar Tak Kantuk Usai Makan
Lalu, bagaimana menghindari rasa ngantuk setelah makan?Agar Anda tidak mengantuk dan kecapekan setelah makan, hindari terlalu banyak makan.
Tips berikut juga bisa Anda lakukan untuk membuat rasa kantuk batal menghampiri:
1. Mengunyah makanan pelan-pelan untuk membantu proses pencernaan.
2. Jangan melewatkan makan, sehingga membuat nafsu makan selanjutnya menjadi lebih besar. Pastikan jarak waktu makan sekitar 3 sampai 4 jam.
3. Minum air sebelum makan
4. Pilihan makanan juga perlu dipertimbangkan. Dilansir dari Women’s Health Magazine, makanan yang bisa dikonsumsi adalah makanan tinggi protein, rendah karbohidrat, dan rendah lemak.
5. Setelah makan, segeralah bangkit untuk lakukan aktivitas fisik ringan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!