Health / Women
Rabu, 10 Januari 2018 | 11:05 WIB
Latihan pernapasan ibu hamil. [Shutterstock]

2. Suplai oksigen lebih baik

Jumlah oksigen yang baik dalam aliran darah sangat dibutuhkan untuk kesejahteraan ibu dan bayi. Latihan pernapasan dalam akan menghilangkan semua karbon dioksida dari tubuh dan menggantinya dengan oksigen.

3. Detoksifikasi Tubuh

Sebanyak 70 persen racun dalam tubuh bisa dilepaskan karena bernapas dengan benar. Pernapasan dalam membantu seseorang untuk
melakukan pernapasan alami dengan cara yang benar setiap saat, sehingga membantu detoksifikasi tubuh.

4. Meningkatkan Imunitas

Kekebalan tubuh sangat penting selama kehamilan agar Anda tidak sering sakit. Metabolisme yang baik didapat dari hasil bagaimana tubuh bisa
mencegah adanya bakteri masuk dan dengan demikian memiliki kekebalan yang lebih baik.

5. Membantu mengontrol berat badan

Berat badan juga harus dikontrol selama kehamilan. Terlalu banyak mengalami kenaikan pasti tidak akan baik dan mungkin menimbulkan
masalah saat melahirkan. Jumlah oksigen yang baik melalui pernapasan dalam tubuh dapat membantu menjaga berat badan yang sehat.

Baca Juga: Ingin Kurangi Berat Badan? Perbaiki Teknik Pernapasan Anda

Nah, berikut adalah bagaimana melakukan latihan pernapasan dalam dengan tepat dan benar:

1. Pilih tempat dengan ventilasi yang baik. Luar ruangan adalah pilihan terbaik.
2. Duduklah dengan posisi bersila di lantai dan jika memungkinkan dengan tulang belakang yang lurus. Jika tidak, duduklah dengan nyaman dengan tulang belakang mendapat dukungan yang baik.
3. Tutup mata Anda dan buat seluruh tubuh Anda rileks, mulai dari dahi, rahang, dan bahu sampai ke dada, perut, dan kaki.
4. Tempatkan satu tangan di dada Anda dan yang lainnya di perut.
5. Tarik napas perlahan melalui hidung Anda. Rasakan udara melewati dada sampai ke perut.
6. Perut Anda akan menonjol saat diisi dengan udara. Udara harus naik ke perut dan bukan hanya dada, yang merupakan tujuan bernafas dalam.
7. Tahan napas Anda selama dua detik dan hembuskan napas melalui bibir yang mengerucut. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa
pernafasan harus dua kali lipat dari waktu yang dibutuhkan untuk menarik napas. Misalnya, jika dibutuhkan 3 detik untuk menghirup, pernafasan harus diperpanjang sampai 6 detik.
8. Perut Anda akan kembali ke posisi normal saat menghembuskan nafas.
9. Ulangi hal yang sama sekitar 5 sampai 10 menit. Latihan ini bisa dilakukan bahkan 5 kali sehari, tapi paling baik bila dilakukan di pagi
hari.

Sementara itu, hal yang perlu diperhatikan saat melakukan latihan pernapasan meliputi

1. Jangan latihan saat perut kenyang. Pastikan perut dalam keadaan setengah kosong.
2. Jangan melakukan latihan jika terjadi penyakit atau ketidaknyamanan.
3. Selama latihan, jika Anda merasakan sesuatu yang mencurigakan dengan tubuh Anda, segera hentikan.
4. Cara terbaik adalah berolahraga saat ada orang lain di rumah, agar mereka siap membantu jika Anda memerlukan bantuan.

Load More