Tanda-tanda dan Gejala
Apa saja tanda-tanda dan gejala penyakit jantung (penyakit kardiovaskuler)?
Penyakit jantung koroner tersembunyi
Tanda-tanda dan gejala penyakit jantung koroner mungkin berbeda pada perempuan dan laki-laki. Beberapa wanita yang memiliki penyakit jantung koroner tidak memiliki tanda-tanda atau gejala. Kondisi ini disebut penyakit jantung koroner tersembunyi (silent coronary hear disease).
Penyakit jantung koroner tersembunyi mungkin tidak terdiagnosis sampai seorang wanita memiliki tanda-tanda dan gejala serangan jantung, gagal jantung, atau aritmia (detak jantung yang tidak teratur).
Perempuan lainnya yang memiliki penyakit jantung koroner akan memiliki tanda-tanda dan gejala penyakit.
Angina (angin duduk)
Gejala yang umum dari penyakit jantung adalah angina. Angina adalah kondisi nyeri dada atau ketidaknyamanan yang terjadi ketika otot jantung Anda tidak mendapatkan cukup suplai darah yang kaya oksigen.
Pada lelaki, angina sering terasa seperti adanya tekanan atau merasa diremas pada dada. Perasaan ini dapat menyebar ke lengan.
Perempuan juga dapat memiliki gejala-gejala angina, tetapi perempuan juga cenderung untuk mengalami nyeri dada yang terasa tajam. Perempuan lebih mungkin untuk mengalami rasa sakit di leher, rahang, tenggorokan, perut, atau punggung.
Pada lelaki, angina cenderung semakin memburuk ketika melakukan aktivitas fisik, dan hilang ketika sedang beristirahat. Perempuan lebih mungkin dibandingkan lelaki untuk mengalami angin duduk saat mereka sedang beristirahat atau tidur.
Pada perempuan yang memiliki penyakit koroner mikrovaskular, angina sering terjadi selama kegiatan rutin sehari-hari, seperti belanja atau memasak, daripada saat berolahraga. Stres mental juga dapat lebih mungkin memicu nyeri angina pada wanita dibandingkan pada pria.
Tingkat keparahan angin duduk bervariasi. Rasa sakit mungkin lebih buruk atau lebih sering terjadi sebagai akibat penumpukan plak yang mempersempit arteri koroner (jantung).
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar