Suara.com - Rajin ke gym dan berolahraga, tapi tubuh berotot kencang yang dinanti tak kunjung terbentuk? Itu artinya, gaya hidup Anda di luar gym tidak mendukung pembentukan otot tubuh.
Berikut beberapa hal yang menyebabkan tubuh berotot tak kunjung didapat:
Konsumsi obat pereda nyeri
Pegal-pegal setelah olahraga sebaiknya jangan selalu diatasi dengan mengonsumsi obat pereda nyeri, terutama ibuprofen. Konsumsi obat antiinflamasi seperti ibuprofen terlalu sering, atau dengan dosis yang terlalu tinggi, dapat mengganggu perkembangan dan kekuatan otot.
Menurut personal trainer Marissa West seperti dikutip dari Mens Health, obat antiinflamasi, seperti Advil, sering dikonsumsi orang untuk mengatasi delayed onset muscle soreness (DOMS). “Padahal, sedikit radang alami yang berasal dari kerja otot saat berolahraga sebenarnya bisa membantu membangun protein dan mempercepat penyembuhan," jelasnya.
Tidak mengonsumsi ikan dalam jumlah cukup
Kekurangan asupan asam lemak omega-3 bisa membuat Anda kehilangan massa otot. "Asam lemak omega-3 dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada sel otot, yang meningkatkan kemampuan otot untuk memanfaatkan protein yang dikonsumsi," kata Jennifer Novak, MS, CSCS.
Selain dari suplemen, asupan asam lemak omega-3 bisa diperoleh dari ikan, sayuran hijau, tahu, dan kenari.
Melakukan terlalu banyak olahraga kardio
Jika Anda lebih sering melakukan olahraga kardio dibanding olahraga beban, Anda tak akan mendapat tubuh berotot impian. "Melakukan olahraga beban low impact secara teratur akan membantu mengencangkan dan membentuk otot, sedangkan olahraga kardio tidak dapat membantu memperkuat, membangun, dan memperbaiki otot-otot tubuh,” jelas Benjamin Domb, MD, seorang ahli bedah yang mengkhususkan diri pada kedokteran olahraga.
Tidak minum air yang cukup
Baca Juga: Perempuan Jadi Imam Salat Jamaah Lelaki, Diancam Bakal Dibunuh
Dehidrasi pasca olahraga dapat mengurangi massa otot. Tubuh manusia membutuhkan air untuk memperbaiki kerusakan otot.
"Air memberi energi pada otot, dan sel otot yang mengalami dehidrasi bisa mengerut dan menyebabkan kelelahan otot," jelas Domb. Cobalah untuk minum sekitar 8-9 gelas air sehari, dan tingkatkan jumlahnya setelah Anda berolahraga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak