Suara.com - Dalam beberapa hari ke depan, tepatnya 14 Februari, sebagian orang akan merayakan hari Kasih Sayang atau Valentine, yang identik dengan simbol cinta.
Menyambut momen spesial itu, banyak restoran hingga pusat perbelanjaan menghias diri dengan pernak pernik bertema cinta.
Seperti diketahui, cinta adalah perasaan terdalam seseorang baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Dan, Anda juga harus mengetahui bahwa cinta tak hanya membahagiakan hati, tapi juga ternyata merupakan komponen vital untuk kesehatan jantung, tubuh, pikiran dan jiwa. Jadi, tak hanya bikin Anda bahagia, cinta juga membuat Anda lebih sehat.
Lantas, apa lagi efek positif cinta bagi kesehatan? Berikut ulasan lengkap yang dihimpun Meet Doctor.
1. Meningkatkan harga diri, yang mengarah pada perawatan diri yang lebih baik
Cinta pada diri adalah kunci, karena ketika Anda mencintai diri sendiri, Anda jauh lebih mungkin untuk terlibat dalam aktivitas yang berkontribusi terhadap nutrisi dan kebugaran fisik yang lebih baik, dan kecil kemungkinannya untuk membuat pilihan gaya hidup yang tidak sehat.
2. Obat stres
Tingkat stres yang rendah pun menyebabkan tubuh melepaskan kortisol, yang dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung dan depresi.
3. Mendorong tubuh Anda untuk menghasilkan hormon cinta (oksitosin)
Oksitosin dapat mengurangi tekanan kardiovaskular dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, yang pada gilirannya menurunkan kematian sel dan pembengkakan. Cinta juga menyebabkan produksi di otak norepinephrine dan dopamine (kedua hormon yang terkait dengan adrenalin), yang menyebabkan meningkatnya perasaan senang.
4. Mengurangi kecemasan dan depresi
Mengurangi kecemasan dan depresi, yang kemudian mengurangi tanda dan gejala penyakit jantung.
Dalam bukunya Love and Survival: Delapan Persiapan Keintiman dan Kesehatan, Dean Ornish, MD menjelaskan satu studi di mana pria menikah yang menderita angina (nyeri dada) mengalami angina jauh lebih sedikit jika mereka merasa dicintai oleh istri, meski memiliki faktor risiko tinggi seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes.
5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga pereda nyeri
Mengurangi peradangan, memperbaiki sistem kekebalan Tubuh Anda, dan bisa menjadi penghilang rasa sakit yang manjur.
Tidur di samping seseorang yang Anda cintai membuat Anda merasa lebih rileks, yang membantu Anda tidur lebih nyenyak.
Sejumlah penelitian telah menghubungkan manfaatnya dengan hormon oksitosin yang terasa baik. Istirahat yang memadai sangat penting bagi kesehatan jantung dan kesehatan secara keseluruhan, karena sebagian besar pekerjaan reparatif tubuh dilakukan saat tidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak