Suara.com - Kesemutan dikenal juga dengan nama medis ‘parestesia’- merupakan istilah yang paling sering digunakan untuk mengacu pada kondisi di mana salah satu bagian tubuh (umumnya kaki atau tangan) terasa kebas dan nyeri bagaikan ditusuk jarum kecil.
Biasanya, kondisi ini muncul ketika tangan dan kaki terhimpit dalam waktu yang cukup lama sehingga pasokan darah ke saraf menjadi terhambat. Namun, apa jadinya jika kesemutan datang berkali-kali? Jangan enggap remeh, karena bisa jadi pertanda adanya penyakit serius di tubuh Anda!
Berikut delapan penyebab sering kesemutan yang harus Anda ketahui dilansir dari Go Dok:
1. Rematik
Penyebab sering kesemutan yang pertama adalah rematik. Rematik atau rheumatoid artrhitis merupakan sebuah kondisi di mana sendi di beberapa bagian tubuh mengalami peradangan.
Jika tidak segera ditangani, sendi perlahan akan mengalami perubahan dan memicu penjepitan syaraf. Kondisi inilah yang membuat seseorang merasakan sensasi kebas dan nyeri khas kesemutan.
2. Saraf terjepit
Jarang yang mengetahui bahwa kesemutan juga bisa dipicu oleh terjepitnya saraf pada salah satu bagian tubuh. Kasus yang paling umum terjadi adalah terjepitnya saraf yang terletak di punggung akibat terjatuh atau olahraga terlalu keras. Inilah yang kemudian memicu kesemutan di area tubuh lain, semisal kaki.
3. Multiple Sclerosis
Sering kesemutan juga bisa menjadi gejala awal penyakit multiple sclerosis. Apa itu multiple sclerosis? Singkatnya, penyakit ini disebabkan oleh kesalahan kerja sistem imun yang malah menyerang selubung mielin.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat membuat penderitanya kehilangan kemampuan motorik di salah satu atau banyak bagian tubuh. Mengerikan!
4. CMV
Penyebab sering kesemutan yang lainnya adalah penyakit CMV. Ya, kondisi yang dipicu oleh peradangan sumsum tulang belakang akibat infeksi virus Cytomegalovirus ini seringkali menyebabkan penderitanya mengeluhkan kesemutan yang bermula dari ujung jari kaki dan menjalar hingga ke pusar.
Informasi selengkapnya di sini …
Baca Juga: Pochettino: Tottenham Lebih Pantas Menang ketimbang Juventus
| Published by go-dok.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh