Suara.com - Tren makanan pedas dengan level tertentu menjamur di Indonesia. Sebut saja seblak, ayam geprek, hingga sate taichan. Bagi Anda yang keranjingan jenis makanan tersebut, maka waspadai risiko wasir atau hemoroid.
Disampaikan spesialis bedah dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp.B, konsumsi makanan pedas yang memicu sensasi panas dapat membuat usus mencerna lebih cepat sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah vena.
"Hemoroid dengan bahasa awamnya wasir atau ambeien itu keadaan pelebaran pembuluh darah vena. Salah satunya karena gaya hidup. Enggak mau makan sayur, tapi suka konsumsi makanan pedas," ujar Franky pada temu media di Jakarta, Kamis (16/3/2018)
Tapi tentu saja bukan berarti Anda dilarang mengkonsumsi makanan pedas. Franky nengatakan, bila sedang mengonsumsi makanan pedas, maka imbangi dengan makanan berserat dan banyak konsumsi air putih.
"Yang penting seimbang. Kalau suka makan pedas, makan sayurnya diperbanyak. Lalu imbangi dengan banyak air putih," tambah dia.
Beberapa gejala wasir yang harus Anda kenali antara lain buang air besar (BAB) berdarah yang berwarna merah terang, terasa gatal atau iritasi di daerah anus, rasa nyeri atau tidak nyaman pada anus, pembengkakan di sekitar anus, serta adanya benjolan lunak di dekat anus.
"Buang air besar (BAB) berdarah bisa bermacam-macam penyebabnya, bisa wasir, tumor atau perlukaan," tambah dia.
Sebagai langkah pencegahan, dr Franky menyarankan agar masyarakat mengonsumsi serat, mengurangi durasi berjongkok atau duduk saat buang air besar, mengendalikan asupan makanan pedas dan mengusahakan memiliki berat badan normal.
Baca Juga: Kabar Gembira! Gemar Makanan Pedas Bisa Bikin Panjang Umur
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin