Suara.com - Di musim kemarau, kita cenderung merawat kulit tubuh dengan sangat baik. Tapi jangan salah, rambut juga memerlukan perawatan khusus saat cuaca terik lho.
Dilansir dari Zeenews.com, berikut adalah tips merawat rambut saat musim panas.
1. Hindari penggunaan kosmetik
Saat cuaca terik, pastikan untuk selalu menghindari perawatan rambut yang menggunakan produk kimia. Ini terjadi karena rambut bisa menjadi rusak dan mengering. Salah satunya adalah hindari mewarnai rambut selama musim panas karena cenderung dapat merusak kualitas rambut.
2. Gunakan pelembab rambut
Untuk melindungi rambut dan menjaga kelembabannya, pastikan selalu menggunakan kondisioner yang sesuai dengan jenis rambut. Anda juga dapat mencoba perawatan deep conditioning alami sekali dalam seminggu untuk mendapatkan kelembapan ekstra pada rambut.
3. Pilih produk yang benar
Selalu gunakan produk dengan khasiat yang dapat menghidrasi dan melembabkan. Hindari produk penata rambut yang memiliki formaldehyde atau alkohol dan produk yang dengan label Volumizing atau Bouncy.
4. Sampo
Baca Juga: Sering Mewarnai Rambut, Perempuan ini Idap Penyakit Liver Serius
Pilih produk sampo yang ringan karena kepala akan lebih sering berkeringat. Hal tersebut dapat menyebabkan kulit kepala menjadi berminyak dan mudah berketombe
5. Hindari panas
Tips selanjutnya, hindari panas seperti dari penggunaan pengering rambut, styling iron dan pengeriting saat matahari tengah terik-teriknya.
6. Potong rambut
Jika perlu, potong rambut Anda. Rambut memang cenderung lebih mudah pecah-pecah selama musim panas. Ini bisa jadi cara terbaik untuk 'menghidupkan' kembali rambut.
7. Lindungi dari matahari langsung
Berita Terkait
-
5 Produk Bleaching Rambut Murah yang Aman dan Hasil Warnanya Tahan Lama
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering agar Tetap Berkilau di Usia 35 Tahun
-
5 Hair Serum Murah untuk Mengatasi Rambut Megar, Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Rekomendasi Shampo Kutu Rambut, Basmi Tuntas Sampai Telurnya
-
Bye Rambut Singa! 5 Conditioner Ampuh untuk Rambut Kering dan Mengembang
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem