Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Dok, kalau tidur saya suka ngorok atau mendengkur, apa penyebabnya? Mohon penjelasan dan sarannya. Terima kasih.
SG
Jawab:
Selamat siang Saudara SG,
Ada banyak penyebab mengapa orang bisa tidur ngorok atau mendengkur, mulai dari masalah sederhana yang tidak berbahaya sampai pada masalah yang berbahaya.
1. Struktur Mulut
Lancar tidaknya aliran udara saat bernapas salah satunya dipengaruhi oleh struktur mulut. Orang dengan, pangkal lidah yang tebal akan berisiko tidur mendengkur, karena saluran udara menjadi lebih sempit.
Begitu pula bagi orang yang kelebihan berat umumnya memiliki jaringan tambahan di bagian belakang tenggorokan yang menghambat aliran udara. Berat ringannya alias keras tidaknya suara ngorok akan sesuai dengan seberapa berat sumbatan atau hambatan yang terjadi.
2. Minum Alkohol
Studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi alkohol terlalu banyak sebelum tidur, maka akan cendrung mendengkur saat tidur. Hal ini terjadi karena alkohol mengurangi ketegangan pada otot bukal, sehingga ketidakmampuan otot-otot yang sama untuk membela diri terhadap penyumbatan saluran napas.
3. Sumbatan Pada Hidung
Penyebab tidur ngorok selanjutnya adalah hidung tersumbat. Seseorang yang mengalami hidung mampet atau semacam deformitas (kelainan bentuk hidung) maka akan memiliki peluang untuk tidur ngorok, karena pada saat tidur maka dia akan cendrung bernapas melalui mulut, apalagi orangnya juga gemuk.
Baca Juga: Coca Cola Meluncurkan Minuman Cola Beku Pertama di Dunia
4. Amandel
Hal ini biasanya terjadi pada anak-anak, yaitu ketika adanya pembesaran amandel saat terjadinya peradangan (radang amandel), selain tidur ngorok bisanya anak juga mengalami demam, malas makan karena tenggorokan sakit, dan sering ngeces karena untuk menelan ludah juga sakit.
5. Tumor
Adanya tumor atau massa jaringan abnormal baik pada hidung ataupun daerah tenggorokan juga dapat mmenjadi penyebab tidur ngorok, melalui mekanisme yang sama seperti telah dijelaskan di atas. Contohnya pada kanker nasofaring.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Qashdina Sutrisni
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh