Suara.com - Seperti yang telah diketahui, cacingan dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan pada buah hati.
Sejatinya, cacingan bisa diartikan sebagai suatu penyakit yang disebabkan oleh masuknya cacing ke dalam tubuh. Spesies dari cacing yang berbeda bisa menimbulkan gejala yang berbeda pula, mulai dari sakit perut, bertubuh kurus meski nafsu makan sangat besar, hingga infeksi usus dan kaki gajah.
Biasanya, cacing yang kerap menginfeksi perut dan mempengaruhi fisik anak adalah cacing kremi, cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing tambang.
Nah, untuk tetap menjaga kesehatan si kecil, sebenarnya ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebagai cara mencegah cacingan pada anak. Apa saja? Mari simak daftar lengkapnya seputar cara mencegah cacingan pada anak dilansir dari Go Dok:
1. Menggunting kuku secara teratur
Menggunting kuku secara teratur dapat melindungi buah hati dari cacingan. Pasalnya, kuku yaang panjang adalah sarang kuman, penyakit, dan -tentu saja- cacing.
Anak-anak akan lebih sering menyentuh tanah, menggaruk kulit, mengupil, serta menggigiti kuku, sehingga kesempatan cacing untuk masuk ke dalam tubuh menjadi jauh lebih mudah. Ditambah lagi, cacing juga akan lebih mudah bertelur, serta berkembangbiak di sela-sela kuku yang kotor. Itu mengapa teratur gunting kuku sangat penting.
2. Selalu memakai alas kaki
Biasakan anak memakai alas kaki merupakan cara mencegah cacingan pada anak yang efektif. Karena, jika anak bermain tanpa alas kaki dapat memicu cacing masuk dengan menembus kulit kaki seperti larva cacing tambang, yang kemudian akan berjalan menuju usus melalui saluran getah bening (Cutaneus Larva Migran).
Nah, larva ini akan tumbuh dewasa di dalam usus, berkembangbiak, dan mengisap darah manusia. Hal ini bisa membuat daya tahan tubuh anak menurun dan menghilangkan nafsu makannya.
3. Menjaga kebersihan makanan
Cucilah sayur dan buah yang akan dikonsumsi dengan air mengalir, agar kotoran yang melekat dapat dibersihkan tanpa mengurangi nilai gizinya. Tak hanya itu, Anda juga harus berhati-hati jika mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang.
Baca Juga: Balenciaga Ejek si Anti Fesyen dengan Kemeja Plastik Rp13 Juta
Meskipun memang lebih kaya gizi, namun beberapa olahan makanan setengah matang berpotensi mengandung cacing jika tidak bersih. Tutupi pula lauk-pauk di meja makan, agar terhindar dari larva cacing serta larva lalat.
Informasi selengkapnya di sini …
| Published by go-dok.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh