Suara.com - Berkat adanya media sosial, remaja perempuan saat ini dapat dengan mudah mengumpulkan informasi tentang menstruasi dari berbagai sumber. Sebagai orangtua, mulailah berdiskusi dengan baik tentang topik ini bersama mereka. Berikut adalah beberapa tips tentang bagaimana dan kapan waktu berbicara yang tepat tentang menstrusi dengan putri Anda.
1. Kapan waktu yang tepat berbicara
Kebanyakan remaja putri mendapatkan periode pertama mereka antara usia 11 hingga 14, tetapi menstruasi dapat dimulai dari kapan saja saat mereka menginjak usia 10 tahun. Oleh karena itu, penting untuk membicarakannya beberapa waktu sebelumnya sehingga dia dapat memproses informasi dan tidak panik ketika itu benar-benar terjadi.
2. Diskusi informal
Jangan perlakukan masalah ini sebagai hal yang super serius dan cobalah menyelipkan informasi penting saat melakukan obrolan ringan. Anda dapat merujuk ke film, internet atau buku untuk membantunya memahami fenomena alami ini dengan lebih baik dan juga, jangan membanjiri dirinya dengan semua informasi sekaligus. Cobalah untuk menjaga seluruh pembicaraan dengan bahada informal dan jangan membuatnya khawatir atau sadar tentang hal itu.
3. Jawablah semua
Apakah anak lelaki juga mengalami menstruasi? Kapan itu akan berhenti? Apakah kehilangan darah berbahaya untuk tubuh?
Haruskah membicarakannya dengan teman-teman saya? Bisakah aku makan semuanya ketika saya sedang menstruasi? Akankah itu sakit?
Bersiaplah untuk menjawab serangkaian pertanyaan dari putri Anda. Itu hanya akan membantunya mendapatkan lebih banyak kejelasan tentang menstruasi dan membuatnya percaya diri tentang tubuhnya. Kuncinya adalah tetap sabar dan menjawab semua pertanyaannya dengan senyuman.
Baca Juga: Menstruasi, San San Urung Diperkosa Tiga Perampok di Taksi Online
4. Tak masalah membicarakannya pada ayah juga
Katakan padanya tidak apa-apa berbicara tentang menstruasi dengan ayahmu juga, dan tidak ada yang harus disembunyikan atau merasa malu. Bahkan, cobalah untuk melakukan percakapan santai tentang hal itu ketika Anda semua bersama-sama, dan itu akan membantu menghilangkan semua rasa malunya.
5. Kapan ini dimulai
Anda hanya tidak perlu berbicara dengan putri Anda sebelum dia mulai menstruasi. Sama pentingnya untuk membahas topik ini ketika dia mendapat periode pertamanya.
Minta dia untuk mengungkapkan apa yang dia rasakan dan bantu dia memahami prosesnya dengan lebih baik. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengangkat topik kebersihan pribadi, dan perubahan fisik yang dialami tubuhnya.
Lebih jauh lagi, jika Anda berpikir bahwa ini adalah waktu yang tepat, Anda juga dapat mengobrol tentang seks. Pastikan Anda tidak terlalu membebani informasi dan mengangkat topik yang tepat pada waktu yang tepat. [Time of India]
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026