Suara.com - Asma adalah kondisi ketika saluran napas mengalami peradangan kronik yang menyebabkan penyempitan. Biasanya, saat mengalami serangan, penderita asma akan mengeluh mengi, sesak napas, dada berat, dan batuk akibat pencetus tertentu.
Serangan ini biasanya timbul tanpa diduga dan bisa terjadi kapan pun ketika penderita terpapar dengan pemicu asma. Ketika Anda menemukan penderita asma yang mengalami kekambuhan di tempat umum, ada beberapa pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan.
Disampaikan Prof. Dr. Wiwien Heru Wiyono, Ph.D, Sp.P(K), FISR, dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), salah satu yang bisa dilakukan adalah mencegah kerumunan orang di sekitar penderita yang mengalami kekambuhan. Alasannya, penderita asma membutuhkan oksigen lebih banyak karena saluran napasnya yang menyempit. Kerumunan orang akan membuatnya kesulitan untuk menghirup oksigen di udara bebas.
"Pindahkan dia ke tempat yang lebih banyak oksigen. Kalau di luar ruangan, cari area di bawah pohon," ujar Prof. Wiwien pada peringatan World Asthma Day di Kantor Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Senin (30/4/2018).
Selanjutnya, longgarkan ikat pinggang penderita yang mengalami serangan untuk memudahkannya bernapas. Setelah itu, segera cari pertolongan tenaga medis dengan membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.
Tujuan dari penanganan asma, kata Prof. Wiwien, di antaranya adalah untuk menghilangkan penyempitan saluran napas secepat mungkin hingga mengembalikan fungsi paru ke kondisi normal secepat mungkin. Pasalnya, hingga saat ini belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan asma.
"Hal yang bisa dilakukan adalah mengontrol asma untuk mengurangi dan mencegah serangan. Biasanya dokter akan berikan obat pelega atau obat peradangan, disesuikan dengan kondisi saluran napasnya," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal