Suara.com - Para ahli kesehatan di mana pun telah merekomendasikan untuk minum setidaknya enam hingga delapan gelas cairan per hari. Tetapi faktanya, banyak orang minum jauh lebih sedikit dari jumlah yang direkomendasikan.
Padahal, seperti dilansir dari The Independent, kekurangan air dapat membuat Anda lelah, pusing, pandangan berkunang-kunang, serta memengaruhi elastisitas kulit Anda.
Untuk memeriksa apakah Anda minum cukup air, National Library of Medicine menyarankan untuk melakukan tes kulit sederhana yang dapat menunjukkan kadar hidrasi tubuh Anda.
Tes ini mampu menentukan apakah Anda telah mengonsumsi sejumlah cairan yang direkomendasikan, ataukah Anda masih perlu tambahan asupan cairan. Caranya, cukup cubit kulit di punggung tangan Anda dengan ibu jari dan telunjuk Anda.
Tahan selama beberapa detik dan kemudian lepaskan. Jika kulit langsung kembali ke posisi semula dengan segera, itu tandanya Anda terhidrasi dengan baik. Jika tidak, turgor kulit Anda memberi tahu Anda bahwa tubuh masih memerlukan asupan cairan.
Menurut National Library of Medicine, turgor kulit adalah elastisitas kulit, atau kemampuan kulit untuk berubah bentuk dan kembali ke bentuk normalnya.
Kulit dengan turgor normal mampu kembali dengan cepat, sedangkan kulit dengan turgor yang buruk membutuhkan waktu atau jeda untuk kembali ke keadaan normal.
Anda juga bisa menentukan kadar hidrasi Anda dengan cara melihat kondisi urine. Urine berwarna bening dan bebas bau, menandakan bahwa Anda sudah mendapat asupan air yang cukup. Sebaliknya, urine yang berwarna kuning gelap, atau memiliki bau yang kuat, menandakan bahwa Anda kurang minum.
Asupan cairan yang disarankan tak hanya air putih, tetapi bisa juga berupa minuman lain, Tapi hati-hati, jangan berlebihan dengan minuman manis yang tinggi gula atau kalori.
Baca Juga: Rayakan Kemerdekaan di London, Rider Indonesia Singgah di India
Bahkan kopi dan teh pun dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan Anda, bersama dengan jus buah. Tapi, karena kopi dapat memicu dehidrasi dan jus buah atau smoothie dapat memiliki kandungan gula yang tersembunyi, jadi pastikan Anda memeriksa isinya sebelum meminumnya, ya.
Yang pasti, gabungan asupan cairan yang berasal dari jus buah, jus sayuran, atau smoothies, tidak boleh lebih dari 150 ml sehari, atau setara dengan satu gelas kecil.
Lalu, bagaimana dengan minum banyak air? Ternyata, minum terlalu banyak air juga bisa berakibat buruk bagi tubuh Anda, lho.
Intoksikasi air adalah gejala yang menunjukkan bahwa Anda mengonsumsi terlalu banyak air, dan kondisi ini dapat mematikan, dengan gejala mual, muntah, sakit kepala, dan dalam beberapa kasus terjadi pembengkakan otak, kebingungan, kejang, koma, dan kematian.
Untuk menghindari risiko yang terkait dengan air, serta untuk menjaga kulit dan kencing tetap sehat, jangan lupa enam hingga delapan gelas cairan yang direkomendasikan dalam sehari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!