Bila memang sulit meninggalkan kebiasaan meminum dua minuman ini, Anda bisa menyeduh kopi atau teh saat berbuka puasa saja.
Minum air putih
Berpuasa selama belasan jam, tantangan terberat di negeri tropis seperti Indonesia adalah, haus. Maka itu, perbanyaklah minum air putih berkualitas agar puasa Anda bisa lebih ringan. Ketika sahur, minumlah paling tidak 3 gelas air putih.
Ketika berbuka, utamakan air putih yang hangat ketimbang air es yang manis apalagi yang bersantan seperti kolak. Konsumsi air putih dalam sehari minimal 8 gelas.
Jangan tinggalkan olahraga
Siapa bilang berpuasa artinya tidak olahraga sama sekali? Walau sedang berpuasa, berolahraga tetap perlu Anda jalankan. Namun, agar tidak kehabisan energi, Anda bisa memilih olahraga ringan seperti jalan cepat, jogging ringan, bersepeda atau yoga ringan atau pilates, dan lain sebagainya.
Jam olahraga juga bisa kamu geser. Bila selama ini Anda biasa olahraga pada pagi hari, agar energi bisa lebih dihemat, Anda bisa menggeser jadwal olahraga menjadi sore hari menjelang berbuka puasa.
Tidak perlu berlebihan saat buka puasa
Ketika berbuka puasa, banyak orang yang seharian berpuasa menjadi kalap dengan memakan banyak sekali jenis makanan. Terutama makanan rekreasional yang manis-manis, gorengan yang gurih, es segar, makanan berat dan bersantan. Bila jor-joran saat berbuka puasa ini Anda jalankan setiap hari, niscaya kondisi tubuh akan mudah letih.
Berbukalah dengan menu yang simpel, sehat dan secukupnya. Misalnya, ketika bedug Maghrib ditabuh, berbukalah dengan air putih hangat lalu lanjutkan dengan mengudap salad buah segar atau buah potong yang banyak mengandung air. Bila memakan salad buah, tidak perlu ditambahi pemanis buatan atau mayones. Buah sudah cukup enak dimakan apa adanya.
Setelah sholat Tarawih, Anda bisa melanjutkan makan dengan menu lebih lengkap. Menu berbuka juga perlu Anda perhatikan dengan lebih seksama. Porsi sayuran segar harus cukup banyak ketimbang karbo dan protein. Bila memungkinkan, Anda bisa mengonsumsi jus sayuran sebagai menu penutup di malam hari, 2 jam sebelum tidur.
Hindari junkfood
Cara lain bugar dan diet sehat saat puasa adalah, batasi mengonsumsi junk food atau makanan rendah nutrisi. Bisa dimaklumi bila sekali waktu Anda ingin makan junk food ala jaringan fast food yang banyak hadir di tengah kita saat ini. Namun, bila memungkinkan, batasi konsumsi makanan rendah nutrisi tersebut.
Selain kurang bergizi, makanan fastfood juga cukup berat dicerna oleh tubuh. Perbedaan hari biasa dengan bulan Ramadan selain kewajiban berpuasa, ada pula ibadah sholat Tarawih yang disunnahkan pada kaum muslim. Sholat tarawih dilangsungkan setelah sholat Isya’ hingga sebelum datangnya saat sahur.
Tidur yang cukup
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia