Suara.com - Bangun sahur saat dini hari bisa membuat waktu tidur berkurang dan pola tidur jadi berantakan. Apa yang harus dilakukan, sementara Anda pun tak mungkin meninggalkan kewajiban makan sahur?
Seperti dilansir dari Fustany, beberapa langkah dan kiat berikut mungkin bisa Anda terapkan agar sahur berjalan lancar dan kebutuhan tidur juga tercukupi.
1. Buka puasa secukupnya saja. Kalau menuruti hawa nafsu, Anda tentu ingin buka puasa dengan berbagai jenis makanan dan minuman. Padahal, selain tak baik untuk kerja pencernaan, terlalu kenyang saat buka puasa akan mengganggu kualitas tidur malam Anda.
2. Makanlah sepelan mungkin. Perut begah akibat makan terlalu cepat hanya akan membuat Anda kesulitan tidur dan beristirahat dengan nyaman di malam hari. Jadi, makanlah perlahan saat buka puasa supaya terhindar dari gangguan pencernaan.
3. Atur waktu makan dan minum setelah berbuka puasa dengan baik, misalnya makan makanan ringan saat buka puasa ditambah segelas air putih, selingi dengan salat Magrib, lanjutkan sebelum salat Taraweh, dan baru mengambil makan utama sepulang salat Taraweh. Makan dan minum yang terkelola dengan baik akan memberi Anda kesempatan mendapatkan tidur malam yang lebih baik pula.
4. Sahur lebih awal. Jangan takut bakal cepat lapar di siang hari. Justru ini akan memberi kesempatan pada Anda untuk bersantai setelah makan sahur, sebelum salat Subuh dan bersiap-siap berangfkat ke kantor.
5. Jangan tidur sebelum buka puasa. Tidak peduli betapa mengantuknya Anda, tahan keinginan untuk tidur menjelang waktu buka puasa. Kebanyakan tidur siang atau sore hanya akan menyulitkan Anda untuk tidur di malam hari.
6. Puaskan diri Anda dengan screen time, misal nonton TV atau bermain gadget, sebelum buka puasa. Dengan begitu, secara otomatis Anda akan mengurangi jumlah paparan televisi atau gadget sebelum tidur untuk mendapatkan tidur malam yang lebih baik.
Baca Juga: Pemerintah Klaim Kinerja Sektor Keuangan Sehat, Ini Buktiknya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut