Suara.com - Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2018, Najelaa Shihab, inisiator All Murid Semua Guru dan Keluarga Kita, berbagi ilmu dan solusi kepada masyarakat luas untuk memastikan anak-anak bertanggung jawab menggunakan internet dan tetap mendukung pendidikan dan pengembangan anak-anak pada era digital.
Seperti diketahui, perangkat digital dan akses internet telah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak zaman now, dan orangtua dituntut mengikuti perkembangan zaman agar bisa memastikan buah hatinya berinteraksi lewat teknologi dengan cara yang sehat dan bertanggung jawab.
Meskipun teknologi digital dapat digunakan untuk membantu anak-anak belajar dan berkembang, kata Najelaa Shihab, penting bagi orangtua untuk memantau jenis informasi apa yang dapat diakses, dan seberapa sering anak-anak menggunakan gadget.
"Orangtua perlu bersikap sensitif dan responsif, khususnya terkait aktivitas dan interaksi di dunia digital. Kita perlu membekali anak keterampilan dalam dunia digital dengan memberdayakan, bukan mengontrol, serta mencontohkan, bukan menasihati sehingga dapat bertanggung jawab ketika berinteraksi di dunia digital," ungkap Najelaa Shihab dalam rilis yang diterima Suara.com dari Shoppe.
Najelaa Shihab juga berbagi beberapa kiat untuk dapat mengasuh anak di dunia digital dengan baik, sebagai berikut:
1. Berdayakan anak
Tak sekadar melarang atau memfilter materi digital, tapi juga membekali anak dengan keterampilan untuk dapat memilah dan memilih konten, serta aktivitas di dunia digital yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
2. Memahami tantangan dan hambatan sebagai orang tua
Tantangan terbesar orang tua adalah tidak menjadikan pendampingan anak di dunia digital sebagai prioritas atau menganggap anak akan paham dengan sendirinya. Hindari berlindung dari keadaan bahwa diri kita gaptek sehingga tidak perlu belajar lebih jauh mengenai dunia digital.
3. Komunikasi efektif
Pastikan cara berkomunikasi orang tua dengan anak mencapai tujuannya yaitu memenuhi kebutuhan anak dan sesuai dengan dengan tujuan pengasuhan. Pastikan sikap dan ucapan kita memberikan dampak positif, bukan sebaliknya.
4. Membuat kesepakatan bersama
Buat kesepakatan akan penggunaan teknologi yang disepakati bersama anak dan konsisten dalam menjalankannya. Penting bagi orang tua untuk turut melibatkan anak dalam membuat kesepakatan, dengan demikian anak merasa pendapatnya dihargai dan dianggap penting sehingga dapat menerapkannya dengan tepat.
Baca Juga: Hamish Daud Bawa Api Obor Asian Games Berselancar di Pantai Kuta
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?