4. Merokok
Zat kimia pada rokok dapat menghambat aliran darah di tulang punggung. Selain itu, penyerapan kalsium di tubuh juga jadi terganggu. Akibatnya, proses pembentukan tulang baru jadi terhambat. Kondisi ini akan membuat tulang Anda jadi mudah rusak dan berisiko terkena osteoporosis lebih cepat.
Meski tidak mudah, memiliki kebiasaan merokok wajib Anda hilangkan. Bukan cuma merusak tulang, hampir semua organ tubuh juga kena dampak buruknya. Pertimbangkan kembali kebiasaan ini dan konsultasikan ke dokter jika Anda kesulitan berhenti merokok.
5. Sering mengangkat atau bawa barang berat
Penyebab yang satu ini mirip seperti kelebihan berat badan. Jika Anda sering kali mengangkat barang yang cukup berat, Anda juga bisa sakit punggung. Misalnya kalau Anda sering memikul barang dagangan atau pelajar yang sering membawa tas berat.
Tekanan secara berulang pada tulang punggung membuat otot mudah stres dan akhirnya menimbulkan rasa nyeri. Apalagi jika posisi tubuh Anda saat mengangkat barang juga salah, cedera tulang punggung sangat mungkin terjadi.
Jika pekerjaan Anda memang harus mengangkat barang, maka pastikan posisi tubuh Anda benar saat mengangkat barang tersebut. Caranya bukan membungkuk mengambil barang lalu menahannya dengan kedua tangan. Namun, tekuk lutut Anda saat mengambil barang (berjongkok) dan posisikan tubuh kembali berdiri tegak. Kurangi membawa banyak barang sekaligus.
6. Pakai high heels
Walaupun dapat menunjang penampilan dan membuat Anda jauh lebih tinggi, risiko pegal atau lecet di kaki akibat sepatu hak tinggi mungkin tidak bisa Anda hindari. Bukan hanya itu, pakai sepatu high heels dalam waktu yang lama juga bisa membuat Anda sakit punggung bagian bawah.
Baca Juga: Lion Air Jatuh, 20 Pegawai Pajak Ada di Dalamnya
Agar Anda terhindar dari sakit punggung, pastikan untuk membawa atau menyediakan flat shoes atau sandal. Ganti high heels Anda selama perjalanan pulang ke rumah, berangkat ke kantor, atau di sela-sela waktu istirahat.
Jadi, hindari melakukan kebiasaan di atas terlalu sering agar menghindari nyeri punggung dan membuat Anda bebas bergerak, hilang dari rasa nyeri yang sebelum sering muncul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
Terkini
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua