Suara.com - Seorang dokter di Florida, AS, salah dalam operasi dan mendiagnosa penyakit, di mana ia mengangkat ginjal sehat milik perempuan bernama Maureen Pacheco (53) saat operasi yang disangka tumor.
Tindakan operasi tersebut dilakukan untuk menyembuhkan nyeri punggung yang diderita pasien. Sang dokter awalnya mengira ginjal tersebut adalah tumor yang harus segera diangkat. Salah diagnosa ini tentu saja sangat fatal dan berujung pada tuntutan hukum.
Melansir Dailymail 1 November 2018, Maureen Pacheco, menderita sakit punggung bawah selama bertahun-tahun setelah kecelakaan mobil. Dokter melihat adanya sebuah gundukan di area (pinggul) pelvisnya dan langsung memutuskan untuk mengambil gundukan yang disangkanya adalah tumor.
Ternyata Maureen memiliki cacat lahir langka di mana ginjalnya berada di area pelvis. Kejadian ini terjadi pada April 2016, dia pergi untuk membahas pilihan operasi di Wellington Regional Medical Center di Wellington, Florida, dengan Dr Ramon Vazquez, ahli bedah yang sangat berpengalaman selama puluhan tahun di rumah sakit tersebut.
Dr Vazquez dan seorang ahli bedah ortopedi melakukan tindakan operasi, padahal sebelum operasi Dr Vazquez sempat diminta meninjau ulang oleh rekannya sebelum melanjutkan operasi, menurut Palm Beach Post.
Terungkap bahwa Dr Vazquez tidak melihat dua scan MRI yang diambil sebelum operasi yang menunjukkan Pacheco memiliki ginjal di panggul, hasil dari cacat lahir yang tidak berbahaya.
Kesalahan operasi itu memicu Pacheco melakukan tuntutan hukum. Selama dua tahun terakhir, Maureen berjuang untuk menuntut dokter yang menanganinya serta pihak rumah sakit.
Tuntutan ini mengharuskan ganti rugi kepada Pacheco hingga 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 7 miliar. Meski begitu Pacheco sekarang menghadapi hidup hanya dengan satu ginjal dan sangat berisiko terkena penyakit ginjal kronis dan gagal ginjal.
Baca Juga: Jual Kaos Kaki Bekas, Perempuan Ini Untung 2 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS